Jumat, 23 Februari 2024

Gempa dan Tsunami di Selat Sunda Sudah Beberapa Kali Terjadi, Ini Catatannya

Murianews
Minggu, 16 Januari 2022 08:19:50
Ilustrasi (pixabay.com)
[caption id="attachment_265716" align="alignleft" width="1280"]Gempa dan Tsunami di Selat Sunda Sudah Beberapa Kali Terjadi, Ini Catatannya Ilustrasi (pixabay.com)[/caption] MURIANEWS, Kudus - Selat Sunda memang sering dilanda gempa dan tsunami, banyak peristiwa duka dan kerugian yang dialami. Terakhir peristiwa gempa terjadi diwilayah Banten pada 14 januari 2022 kemarin. Ahli dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, gempa bumi di Banten dengan magnitudo 6,7 menimbulkan kerusakan karena guncangan yang kuat, dengan pusat kedalam 40 km. Namun tahukah Anda, kawasan Selat Sunda tercatat pernah beberapa kali menimbulkan gempa bumi hingga tsunami. Baca juga: Terbaru, 1.231 Rumah Rusak Akibat Gempa Banten Dilansir dari okezone.com, 14/01/2022, data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), selat Sunda tercatat pernah beberapa kali mengalami gempa dan tsunami. Pada 4 Mei 1851 pernah terjadi di Teluk Betung dan selat Sunda pasca gempa kuat teramati terjadi tsunami setinggi 1,5 meter. Kemudian pada 9 Januari 1852 terjadi gempa kuat selanjutnya terjadi tsunami kecil. Setelah itu, 27 Agustus 1883 terjadi tsunami dahsyat di atas 30 meter akibat erupsi gunung Krakatau. Selanjutnya pada 23 Februari 1903 terjadi gempa magnitudo 7,9 berpusat di selatan selat Sunda yang merusak di Banten. Pada 26 Maret 1928 terjadi tsunami kecil yang teramati selat Sunda pasca gempa kuat. Selanjutnya di 22 April 1958 terjadi gempa kuat di selat Sunda diiringi dengan kenaikan permukaan air laut/tsunami. Selanjutnya di 22 Desember 2018, selat Sunda dilanda tsunami akibat longsoran Gunung Anak Krakatau. Sedangkan di 2 Agustus 2019 terjadi gempa Magnitudo 7,4 yang merusak di Banten dan berpotensi tsunami.     Penulis: Chambali Editor: Dani Agus Sumber: okezone.com    

Baca Juga

Komentar