Kamis, 22 Februari 2024

Hindari Bahaya Lemak Trans dengan Diet Sehat Seperti Ini

Murianews
Kamis, 20 Januari 2022 16:34:41
Ilustrasi (freepik.com)
[caption id="attachment_266725" align="alignleft" width="2560"]Hindari Bahaya Lemak Trans dengan Diet Sehat Seperti Ini Ilustrasi (freepik.com)[/caption] MURIANEWS, Kudus- Saat mengikuti program diet, seseorang biasanya hanya bertujuan sebatas untuk menurunkan berat badan. Tapi diet yang baik tidak melulu berkutat pada berat badan, namun juga menerapkan diet sehat. Penerapan diet sehat salah satunya adalah menghilangkan minyak trans. Hal ini dikarenakan lemak tersebut sangat tidak menyehatkan dan dinilai lebih berbahaya dari lemak jenuh. Mengutip dari Health Choc, lemak trans acap kali ditemukan di makanan olahan yang tahan lama. Meski hal ini menguntungkan produsen, tapi berbahaya bagi konsumennya. Baca juga: Lagi Diet? Lemak Makanan Ini Aman Kok Proses produksinya yang tidak alami melalui hidrogenesislah yang menyebabkan tidak baik untuk terus dikonsumsi. Hal ini diperparah dengan ditambah minyak sayur cair yang dapat mengubah minyak menjadi lemak. Berdasarkan data Institute of Shortening and Edible Oils (ISEO), mengonsumsi lemak trans yang tinggi dapat meningkatkan LDL atau kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik atau HDL. Sementara lemak jenuh hanya akan menikkan LDL tapi tidak memengaruhi HDL. Lemak trans yang dibiarkan dapat memicu penyakit jantung koroner. Oleh karena itu World Helath Organization (WHO) juga mengimbau untuk melarang lemak trans buatan di seluruh dunia pada 2023 mendatang. Untuk terhindar dari lemak trans, cara utamanya adalah dengan tidak mengonsumsi makanan mengandung lemak itu. Kandungan lemak ini lumrah ditemukan pada makanan beku, margarin, popcorn instan, biskuit, keripik, permen, makanan gorengan hingga krimer kopi. Walaupun terdapat produk yang mencantumkan labe ‘nol lemak trans’, masih ada risiko mengandung lemak trans di dalamnya meski hanya sejumlah kecil. Dengan demikian, cara terbaik menghilangkannya adalah mengurangi atau sama sekali tidak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak trans. Tubuh membutuhkan waktu lebih lama saat memetabolisme lemak trans dibandingkan lemak lainnya. Oleh karenanya, lemak trans dapat dihilangkan secara alami dengan menjalani diet detoksifikasi walau belum ada bukti ilmiah bahwa diet tersebut efektif.     Penulis: Loeby Galih Witantra Editor: Dani Agus Sumber: health.choc.org, manualzz.com, who.int, health.detik.com  

Baca Juga

Komentar