Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kondisi seperti ini terkadang cukup mengagetkan. Bahkan, sebagian di antaranya ada yang menghubungkan kondisi ini dengan penyakit diabetes.

Alasannya, semut adalah binatang yang suka dengan makanan manis. Sehingga air kencing itu tentunya mengandung rasa manis sehingga mengundang semut untuk datang.

Baca juga: Ini Penyebab Diabetes pada Anak yang Penting Diketahui Orang Tua

Lantas, benarkah air kencing yang dikerubungi semut itu jadi tanda adanya penyakit diabetes?

Melansir dari hellosehat, Selasa (14/3/2023), walaupun cukup aneh, kondisi ini ternyata bisa dijelaskan secara medis. Jadi, penyebab utama air kencing dikerubungi semut adalah glikosuria, yakni adanya gula (glukosa) pada urine.

Biasanya, ginjal akan menyerap gula darah (glukosa darah) kembali ke pembuluh darah dari cairan apa pun yang dikonsumsi. Ketika glukosuria terjadi, ginjal tidak dapat mengambil cukup gula darah dari urine sebelum dikeluarkan dari tubuh.

Gula yang tidak terambil ini akan keluar bersama urine, dan bila didiamkan bisa mengundang semut-semut yang ada di rumah datang dan berkerubung.

Menurut buku Physiology, Glycosuria, adanya sejumlah kecil glukosa pada urine dianggap normal. Akan tetapi, jika jumlah glukosa urine menunjukkan lebih dari 25 mg/dl dalam urine, ini bisa menandakan adanya masalah kesehatan.

Berikut adalah berbagai kondisi kesehatan yang kemungkinan menyebabkan air kencing dikerumuni semut.

1. Konsumsi makanan tinggi gula yang menyebabkan asupan gula lebih banyak dari yang dibutuhkan.

2. Penyakit diabetes tipe 2 dan diabetes yang terjadi pada ibu hamil (diabetes gestasional).

3. Renal glukosuria, yaitu kondisi mutasi genetik yang menyebabkan ginjal mengeluarkan gula secara berlebih pada urine.

4. Kondisi hiperglikemia yang menjadi komplikasi penyakit diabetes, hipertiroidisme, dan sindrom Cushing.

5. Sindrom Fanconi yakni kondisi ginjal yang tidak dapat menyerap elektrolit dan zat lain karena cacat pada unit penyaringan (nefron).

Penyebab kencing dikerubungi sangat beragam sehingga untuk tahu pastinya diperlukan tes kesehatan, seperti tes urinalisis. Pada tes ini, dokter akan meminta Anda untuk buang air kecil dalam wadah khusus. Di laboratorium, strip tes akan dicelupkan ke dalam urine.

Teknisi laboratorium akan dapat menentukan apakah kadar glukosa urine Anda menunjukkan glikosuria atau tidak. Dokter mungkin juga merekomendasikan tes darah untuk memeriksa gula darah.

Jika kadar gula darah Anda tinggi dan diabetes belum pernah didiagnosis sebelumnya, dokter kemungkinan akan melakukan tes hemoglobin terglikasi (A1C). Tes darah ini memberikan informasi tentang kadar gula darah Anda selama beberapa bulan terakhir. Tes lain mungkin dilakukan untuk memeriksa kondisi ginjal yang menyebabkan air kencing dikerumuni semut.

Kenapa diabetes menyebabkan kencing dikerubungi semut?
Di antara penyebab glikosuria di atas, diabetes adalah penyakit yang paling umum terjadi di Indonesia. Menurut Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (Pusdatin) tahun 2020, Indonesia menduduki peringkat ke-7 dengan jumlah pengidap diabetes terbanyak di dunia.Diabetes tipe 2 membuat insulin di dalam tubuh tidak bekerja dengan baik. Insulin adalah hormon yang mengendalikan gula darah. Normalnya, ketika Anda makan, pankreas melepaskan hormon insulin yang memungkinkan tubuh mengubah glukosa menjadi energi dan disebarkan di seluruh tubuh.Hormon yang satu ini juga membantu tubuh menyimpan energi tersebut. Namun, proses ini tidak berjalan dengan baik bagi pengidap diabetes. Dalam beberapa kasus, insulin mereka tidak dapat mengangkut gula darah ke dalam sel-sel tubuh secara efektif. Hal ini menyebabkan gula darah (glukosa) keluar melalui urine.Nah, bila urine ini dikeluarkan dan tidak dibersihkan, semut-semut akan berdatangan. Inilah yang menyebabkan air kencing pengidap diabetes tipe 2 bisa dikerubungi semut. Jadi, adanya semut pada urine bisa menjadi gejala penyakit diabetes.Gejala diabetes selain kencing dikerubungi semutSelain adanya gula pada urine, orang yang mengidap penyakit diabetes biasanya menunjukkan gejala sebagai berikut.1. Sering merasa haus.3. Buang air kecil di malam hari terus-menerus.4. Cepat lapar.5. Penurunan berat badan yang tidak disengaja.6. Kelelahan.7. Penglihatan kabur.8. Luka yang lambat sembuh.9. Pengidap diabetes sering mengalami infeksi.10. Mati rasa atau kesemutan pada tangan atau kaki.11. Area kulit yang menggelap, biasanya di ketiak dan leher.Tanda dan gejala diabetes tipe 2 sering berkembang perlahan. Bahkan, Anda bisa hidup dengan diabetes tipe 2 selama bertahun-tahun dan tidak menyadarinya. Jika Anda mengalami kencing yang dikerumuni semut dan gejala yang disebutkan di atas, kemungkinan Anda mengidap diabetes.Untuk mengetahui secara pasti, Anda perlu melakukan berbagai tes gula darah di fasilitas kesehatan.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler