Tak heran jika ada orang yang memiliki banyak mobil di rumahnya. Tentu saja, mobil tersebut tidak bisa dipakai semuanya setiap hari. Bahkan, beberapa di antaranya terpaksa hanya parkir cukup lama di garasi.
Meski jarang dipakai, namun mobil ini juga perlu perawatan agar tidak rusak. Salah satu caranya adalah memanaskan mobil secara rutin.
Baca juga: Ini Cara Melacak Mobil dengan Aplikasi Google Maps, Sangat MudahNamun, untuk memanaskan mobil seperti ini tidak sama dengan kendaraan yang rutin dipakai. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Jadi, jangan asal ngegas saja saat memanaskan mobil yang jarang dipakai ini.
Melansir dari laman Daihatsu, Jumat (17/3/2023),
memaskan mobil jarang dipakai hendaknya memperhatikan beberapa hal berikut ini untuk meminimalisasi kerusakan.
1. Panaskan Selama 15 MenitHal ini mungkin paling banyak ditanyakan saat ingin menjaga fungsi mesin mobil. Durasi rata-rata untuk memanaskan mobil adalah 15 menit. Namun, lamanya juga bisa berbeda-beda sesuai dengan perputaran radiator. Ya, Anda bisa memperhatikan putaran kipas radiator untuk memastikan mesin mobil sudah mencapai panas sesuai suhu kerjanya.
2. Buka Semua JendelaNah, Anda juga pasti akan tetap mengendarai mobil untuk bepergian bukan? Oleh karena itu, perhatikan sirkulasi di dalam mobil agar tetap bersih dan nyaman. Buka jendela mobil saat mesin sedang dipanaskan. Hal ini akan membuat udara kotor dan bakteri yang tadinya tertutup di dalam mobil tidak tertinggal di kursi dan meninggalkan bau tak sedap.
3. Selalu Perhatikan Indikator Dashboard
Mesin mobil juga tidak terlepas dari masalah kelistrikan. Karena itulah, perlu memperhatikan setiap indikator mesin yang menyala saat akan memanaskan mesin. Saat indikator pada dashboard sudah tidak menyala, mesin sudah aman untuk dipanaskan. Jika semua indikator pada mobil masih menyala, artinya mobil masih dalam keadaan prima.
4. Ubah Posisi ParkirAnda juga sebaiknya memindahkan posisi parkir setelah mesin mobil dipanaskan. Hal ini akan mencegah perubahan bentuk ban menjadi penyok di salah satu sisi karena terlalu lama menopang berat mobil di salah satu titik saja. Jadi, setidaknya keluarkan mobil dari carport atau garasi mobil di rumah, lalu ubah posisi parkirnya ke arah lain.
5. Operasikan Semua TombolSetiap mobil juga memiliki tombol dengan fungsi yang berbeda-beda. Setiap tombol biasanya terhubung dengan fungsi mekanik dari komponen mobil. Nah, Anda bisa mencoba mengoperasikan tombol-tombol di dalam mobil saat memanaskannya. Hal ini dapat memastikan bahwa setiap tombol masih berfungsi dengan baik.
6. Jangan Langsung Hidupkan ACSaat memanaskan mesin mobil sambil menghidupkan AC, kipas radiator akan ikut mendinginkan mesin. Hal ini membuat proses pemanasan mobil menjadi lebih lama. Karena itulah, panaskan mesin mobil tanpa menghidupkan AC terlebih dahulu. Setelah itu, baru boleh menghidupkan AC untuk sekaligus memastikan kipas radiator masih berfungsi.
7. Periksa Tekanan Bahan BakarJika Anda memiliki mobil injeksi, tekanan bahan bakarnya akan menurun saat mesin tidak dipanaskan sekitar satu bulan. Hal ini akan membuat tekanan bahan bakar tidak keluar dari injektor untuk menghidupkan mesin. Jika hal ini terjadi, cobalah untuk memancing fuel pump bekerja dengan memutar kunci kontak bolak-balik.Perawatan mobil jarang dipakai sebenarnya cukup sederhana, tapi akan lebih baik jika mobil tetap digunakan selama beberapa 15-20 menit. Lakukan dua kali seminggu agar mesin tetap terpacu untuk bekerja. Pastikan juga komponen keelektrikannya tetap berfungsi dengan baik agar tetap bisa menggunakan mobil dengan nyaman.
Murianews, Kudus – Keberadaan mobil tak hanya difungsikan untuk sarana transportasi guna menunjang aktivitas sehari-hari. Namun, memiliki mobil bagi sebagian orang sudah jadi gengsi tersendiri.
Tak heran jika ada orang yang memiliki banyak mobil di rumahnya. Tentu saja, mobil tersebut tidak bisa dipakai semuanya setiap hari. Bahkan, beberapa di antaranya terpaksa hanya parkir cukup lama di garasi.
Meski jarang dipakai, namun mobil ini juga perlu perawatan agar tidak rusak. Salah satu caranya adalah memanaskan mobil secara rutin.
Baca juga: Ini Cara Melacak Mobil dengan Aplikasi Google Maps, Sangat Mudah
Namun, untuk memanaskan mobil seperti ini tidak sama dengan kendaraan yang rutin dipakai. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Jadi, jangan asal ngegas saja saat memanaskan mobil yang jarang dipakai ini.
Melansir dari laman Daihatsu, Jumat (17/3/2023),
memaskan mobil jarang dipakai hendaknya memperhatikan beberapa hal berikut ini untuk meminimalisasi kerusakan.
1. Panaskan Selama 15 Menit
Hal ini mungkin paling banyak ditanyakan saat ingin menjaga fungsi mesin mobil. Durasi rata-rata untuk memanaskan mobil adalah 15 menit. Namun, lamanya juga bisa berbeda-beda sesuai dengan perputaran radiator. Ya, Anda bisa memperhatikan putaran kipas radiator untuk memastikan mesin mobil sudah mencapai panas sesuai suhu kerjanya.
2. Buka Semua Jendela
Nah, Anda juga pasti akan tetap mengendarai mobil untuk bepergian bukan? Oleh karena itu, perhatikan sirkulasi di dalam mobil agar tetap bersih dan nyaman. Buka jendela mobil saat mesin sedang dipanaskan. Hal ini akan membuat udara kotor dan bakteri yang tadinya tertutup di dalam mobil tidak tertinggal di kursi dan meninggalkan bau tak sedap.
3. Selalu Perhatikan Indikator Dashboard
Mesin mobil juga tidak terlepas dari masalah kelistrikan. Karena itulah, perlu memperhatikan setiap indikator mesin yang menyala saat akan memanaskan mesin. Saat indikator pada dashboard sudah tidak menyala, mesin sudah aman untuk dipanaskan. Jika semua indikator pada mobil masih menyala, artinya mobil masih dalam keadaan prima.
4. Ubah Posisi Parkir
Anda juga sebaiknya memindahkan posisi parkir setelah mesin mobil dipanaskan. Hal ini akan mencegah perubahan bentuk ban menjadi penyok di salah satu sisi karena terlalu lama menopang berat mobil di salah satu titik saja. Jadi, setidaknya keluarkan mobil dari carport atau garasi mobil di rumah, lalu ubah posisi parkirnya ke arah lain.
5. Operasikan Semua Tombol
Setiap mobil juga memiliki tombol dengan fungsi yang berbeda-beda. Setiap tombol biasanya terhubung dengan fungsi mekanik dari komponen mobil. Nah, Anda bisa mencoba mengoperasikan tombol-tombol di dalam mobil saat memanaskannya. Hal ini dapat memastikan bahwa setiap tombol masih berfungsi dengan baik.
6. Jangan Langsung Hidupkan AC
Saat memanaskan mesin mobil sambil menghidupkan AC, kipas radiator akan ikut mendinginkan mesin. Hal ini membuat proses pemanasan mobil menjadi lebih lama. Karena itulah, panaskan mesin mobil tanpa menghidupkan AC terlebih dahulu. Setelah itu, baru boleh menghidupkan AC untuk sekaligus memastikan kipas radiator masih berfungsi.
7. Periksa Tekanan Bahan Bakar
Jika Anda memiliki mobil injeksi, tekanan bahan bakarnya akan menurun saat mesin tidak dipanaskan sekitar satu bulan. Hal ini akan membuat tekanan bahan bakar tidak keluar dari injektor untuk menghidupkan mesin. Jika hal ini terjadi, cobalah untuk memancing fuel pump bekerja dengan memutar kunci kontak bolak-balik.
Perawatan mobil jarang dipakai sebenarnya cukup sederhana, tapi akan lebih baik jika mobil tetap digunakan selama beberapa 15-20 menit. Lakukan dua kali seminggu agar mesin tetap terpacu untuk bekerja. Pastikan juga komponen keelektrikannya tetap berfungsi dengan baik agar tetap bisa menggunakan mobil dengan nyaman.