Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Membaca selawat menjadi salah satu tuntunan yang umum dilakukan bagi kaum muslimin. Namun, tak banyak yang menghafal selawat-selawat karena jumlahnya hingga ratusan.
Kini, membaca, mempelajari, dan menghafal selawat lebih mudah. Sebab, telah muncul fitur baru di aplikasi KESAN, yakni Audio Shalawat. Fitur itu hadir untuk memudahkan pengguna KESAN atau Kedaulatan Santri dalam membaca hingga menghafal selawat.
Baca juga: Lantunkan Selawat, Jemaah Maos Sholawat Doakan Warga Pati Terhindar dari Virus Coron
CEO Aplikasi KESAN Hamdan Hamedan menjelaskan tingginya animo mempelajari, menghafal, dan mendendangkan selawat menjadi alasan dikembangkannya fitur ini. Terlebih lagi, umat Islam di Indonesia dikenal gemar membaca dan mendengarkan selawat.
“Banyak pengguna, termasuk santri, yang ingin menghafalkan ragam shalawat secara praktis kapan pun dan di mana pun, fitur ini hadir untuk menjawab keinginan para pengguna tersebut,” ujar Hamdan dalam keterangan tertulis yang diterima MURIANEWS, Selasa (19/10/2021).
Baca juga: Ribuan Santri Ponpes Manba’ul A’laa Purwodadi Ikuti Apel Peringatan Hari Santri Nasional
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Seorang mahasantri sedang membaca dan mendengarkan audio shalawat di sela-sela kegiatan kampus. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Membaca