Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Kebersihan kamar tidur dapat menjadi kunci kenyamanan. Meski kamar telah dibersihkan, kehadiran debu hampir tidak dapat dihindari.

Adanya debu dapat mengusik waktu beristirahat sehingga mengganggu kenyamanan yang ada. Selain itu, membiarkan menumpuk berisiko berdampak pada kesehatan pengguna kamar.

Berdasarkan laporan Apartment Therapy, terdapat beberapa penyebab kamar berdebu.

Salah satu pendiri perusahaan pembersih Branch Basics, Mariliee Nelson, menjelaskan kamar tidur kemungkinan berkencenderungan mengumpulkan debu lebih banyak karena isi serta ventilasi dan aliran udara ke dalam ruangan.

Baca: Gua Kembang Desa Pakis Pati Surganya Wisatawan

Adanya debu dapat berasal dari sel kulit, serat tempat tidur maupun ungau debu. Bahkan ruangan berkarpet atau komponen berlapis kain lain akan meningkatkan debu.

Peralatan elektronik macam AC atau kipas angin juga berisiko adanya debu. Tugas filter AC adalah untuk menyaring debu, namun debu akan meningkat jika filter kotor.

“Filter tidak akan berfungsi saat tersumbat bulu hewan, kotoran maupun polutan lain. Tidak berfungsinya filter ini membuat debu ini menempel disegala permukaan kamar tidur,” jelas Marla Mock, Vice President di Aire Serv, perusahaan penyedia layanan pemanas dan pendingin udara.Sama halnya dengan AC, kipas angin bisa mengumpulkan dan menyebarkan debu. Kipas dengan baling-baling berdebu justru berisiko menyebarkan debu ke berbagai arah.Baca: Lagi Asyik Begituan di Hotel, 14 Pasangan di Klaten Malah Terciduk PetugasWalau telah membersihkan AC dan kipas angin, masalah tidak dapat dengan begitu saja selesai. Setiap benda dikamar wajib dibersihkan setiap hari, namun sekadar membersihkan perabotan di dalam kamar bukan berarti masalah teratasi.“Penggunaan kain mikrofiber daripada kain katun, karena dapat menjadi solusi tepat untuk mengatasi debu. Kain mikrofiber dapat menahan partikel debu dalam keadaan kering maupun lembab,” terang Nelson. Penulis: Loeby Galih WitantraEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler