Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Penyerang Barcelona Sergio Aguero dilarikan ke rumah sakit saat timnya melawan Alaves. Menantu Diego Maradona itu, mengalami sesak napas di menit 38 dalam laga.

Dari hasil pemeriksaan, Sergio Aguero ternyata mengalami aritmia atau gangguan irama jantung. Lantas apa itu aritmia atau gangguan irama jantung? Dapatkah gangguan pada jantung tersebut diderita jantung yang sehat?

Melansir Alodokter.com, Aritmia merupakan gangguan yang terjadi pada irama jantung. Penderita dapat merasa irama jantungnya terlalu cepat maupun sebaliknya atau tidak teratur.

Baca juga: Kun Aguero Masih Menjalani Observasi di RS

Gangguan itu dapat terjadi bahkan pada jantung yang sehat. Sebagai catatan, seringnya terjadi aritmia pada seseorang mengisyaratkan adanya gangguan pada jantung.

Terjadinya aritmia disebabkan anomali impuls listrik yang mengatur detak jantung. Keadaan itu dapat dipicu beberapa kondisi saat mengonsumsi obat-obatan, penyakit-penyakit jantung serta buruknya gaya hidup.

Beberapa aritmia yang lumrah dijumpai adalah;

  • Supraventrikular takikardi, adalah keadaan terlalu cepatnya denyut jantung

  • Ventrikel ekstra sistol, yaitu kondisi adanya denyut lain di luar denyut normal
  • Ventrikel fibrilasi, terjadi ketika jantung hanya bergetar.
  • Atrial fibrilasi, merupakan kondisi saat jantung berdetak lebih cepat dan tidak teratur.
  • AV blok, yaitu kondisi ketika jantung berdetak lebih lambat.
Baca juga: Barcelona Diimbangi Alaves, Aguero Dikirim ke RSBerdasar penjelasan di atas, berbagai faktor dapat memicu terjadinya aritmia. Untuk mencegah terjadinya aritmia dapat dilakukan dengan hidup sehat seperti; berhenti merokok, mengonsumsi makanan sehat, menjaga berat badan, olahraga teratur, menanggalkan konsumsi alkohol dan melakukan berbagai gaya hidup sehat lainnya.Seperti yang sudah disebut di awal pembahasan yang perlu diingat, seringnya terjadi aritmia dapat menjadi indikasi adanya gangguan jantung. Sebelum keadaan memburuk, konsultasi dengan dokter spesialis jantung merupakan solusi paling tepat. Penulis: Loeby Galih WitantraEditor: Zulkifli FahmiSumber: Alodokter.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler