Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Saat memasak, berbagai bahan digunakan untuk menciptakan rasa yang nikmat. Salah satu bahan yang sering digunakan salah satunya adalah kecap ikan untuk membuat rasa umami.

Meski sering digunakan, tak sedikit yang belum mengetahui terbuat dari apa kecap ikan itu. Seperti namanya, kecap ikan umumnya terbuat dari ikan yang difermentasi selama beberapa bulan hingga tahun.

Dikuutip dari berbagai sumber, bakteri yang digunakan dalam proses fermentasi akan berkembang dan menghancurkan daging ikan. Ikan yang biasa digunakan untuk kecap ikan adalah ikan teri.

Pada proses fermentasi, ikan teri akan ditempatkan di gentong dengan garam lalu ditekan perlahan untuk menghasilkan cairan. Kecap ikan juga dapat menggunakan seafood lainnya, seperti ikan makarel, tiram dan udang.

Meski umumnya fermentasi kecap ikan menggunakan garam, beberapa diantaranya menambahkan gula dan beras panggang. Bahan-bahan itu digunakan untuk menambah cita rasa.

Fermentasi sendiri telah digunakan selama ribuan tahun untuk mengembangkan rasa daging, ikan, sayuran hingga kacang. Untuk kecap ikan biasa digunakan sebagai pelengkap masakan yang umum ditemukan di Asia, seperti China dan negara-negara Asia Tenggara.
Penggunaan kecap ikan tak ada aturan baku. Mengutip dari Kompas.com, Sadar Bonar Nababan, Executive Chef Hotel Santika Mega City Bekasi, bebas menggunaan kecap ikan dengan garam untuk melengkapi masakan seperti mie, kaldu atau bumbu hidangan lainnya.“Buat mie saya mau kasih asin. Kalau pakai garam katakanlah 20 gram. Berarti saya gunakan sekitar 20 sendok makan kecap ikan. Itu patokan saja ya, kalau rasa bisa kita atur kira-kira sudah cukup, masih kurang, atau kebanyakan,” jelas Bonar.Selain itu, kecap ikan juga dikombinasikan dengan jeruk nipis dan bahan lainnya untuk mendapatkan dan menyeimbangkan rasa hingga memunculkan aroma yang lebih sedap. Penulis: Loeby Galih WitantraEditor: SupriyadiBerbagai Sumber

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler