Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Ikan teri menjadi salah satu lauk favorit bagi masyarakat Indonesia. Sambal teri menjadi menu favorit dan merakyat karena banyak dijual di angkringan.

Namun siapa sangka, meski ukurannya mini, yakni hanya sekitar 2-40 sentimeter, ikan teri ini kaya gizi. Tentunya, banyak manfaat bagi kesehatan.

Melansir dari alodokter.com, setiap 100 gram ikan teri kering mengandung 170 kalori dan beberapa nutrisi berikut ini:

  • 33,4 gram protein

  • 3 gram lemak

  • 1,2 gram kalsium

  • 1,5 gram fosfor

  • 3,6 miligram zat besi

  • 0,15 miligram vitamin B1

  • 64 mikrogram vitamin A


Meski berukuran kecil, ikan teri mengandung asam lemak omega-3 yang tak kalah dengan ikan tuna, sarden dan salmon. Selain itu ikan teri juga kaya akan kandungan selenium.

Baca juga: Pisang, Buah yang Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Melansir Kompas.com, di dalam 20 gram ikan teri saja, banyak terkandung asam amino. Asam amino dalam ikan teri adalah seperti berikut:

  • trytophan = 0,065 gram

  • threonine = 0,253 gram

  • isoleusin = 0,266 gram

  • leusin = 0,47 gram

  • lysine = 0,531 gram

  • methionone = 0,171 gram

  • methionone = 0,171 gram
  • cystine = 0,062 gram
  • phenylalanine = 0,226 gram.
Dengan beragam nutrisi yang terkandung, ikan teri memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Yang pertama, ikan teri bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung.Kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi, dapat menghilangkan serta mencegah kolesterol jahat (kolesterol LDL) menempel pada dinding arteri. Selain itu, ikan teri mengandung lemak tak jenuh ganda yang berfungsi mengurangi kolesterol jahat.Penumpukan kolesterol jahat dapat memicu risiko arterosklerosis, serangan jantung, dan stroke. Rutin mengonsumsi ikan teri, memungkinkan kita terhindar dari risiko-risiko tersebut.Asam lemak-omega 3 yang terkandung dalam ikan teri juga dikenal bersifat antiinflamasi. Kandungan itu selain dapat menurunkan kadar kolesterol, juga bermanfaat menurunkan tigliserida dalam aliran darah.Baca juga: Makan Malam Bikin Gendut Hanya Mitos, Ini FaktanyaManfaat asam lemak omega-3 di ikan teri selanjutnya adalah untuk menjaga kesehatan mata. Asam lemak omega-3 yang tinggi pada ikan teri dikenal mampu mengatasi degenerasi makula, sehingga dapat mencegah gangguan penglihatan.Manfaat selanjutnya adalah membantu menjaga tulang agar tetap kuat. Pada ikan teri juga mengandung fosfor dan kalsium untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah risiko osteoporosis.Ikan teri juga kaya akan protein yang bermanfaat untuk fungsi dan efisiensi metabolisme sel. Selain itu, tingginya protein ikan teri dapat membantu perbaikan dan pertumbuhan jaringan ikat.Kandungan protein tinggi, ikan teri dapat membuat kenyang lebih lama. Dengan kata lain, ikan teri dapat dimasukkan dalam daftar menu bagi orang-orang yang sedang diet. Penulis: Loeby Galih WitantraEditor: Zulkifli FahmiSumber: Alodokter.com, Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler