Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Tekanan darah merupakan ukuran seberapa kuat jantung memompa menyalurkan darah ke seluruh tubuh. Setiap orang memiliki tekanan darah berbeda yang dipengaruhi faktor yang beragam, seperti usia, pola makan dan jenis kelamin.

Melansir alodokter.com, yang ditinjau oleh dokter Sienny Agustin, orang dewasa yang sehat memiliki tekanan darah normal sekitar 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg.

Angka 90 dan 120 menunjukkan tekananan saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh yang kerap disebut tekanan sistolik. Sementara angka 80 dan 60 menunjukkan tekanan ketika jantung berisitirahat sejenak sebelum memompa darah lagi atau biasa disebut tekanan diastolik.

Baca juga: Jangan Suka Begadang, Ini Efeknya Bagi Tubuh

Jika lebih dari angka itu, maka seseorang akan didiagnosis mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi. Mengutip dari Kompas.com, berikut ini adalah tekanan darah pada orang dewasa;

-          Normal tinggi              : sistosis 130-139 mmHg atau diastosis 85-89 mmHg

-          Hipertensi tingkat 1    : sistosis 140-159 mmHg atau diastosis 90-99 mmHg

-          Hipertensi tingkat 2    : sistosis lebih dari 160 mmHg atau diastosis lebih dari 100 mmHgTekanan darah seseorang juga dapat berbeda atau bervariasi sepanjang hari. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan aktivitas yang dijalani.Baca juga: Ingin Donor Darah? Ketahui Dulu Hal IniSebagai contoh, saat tidur malam hari, tekanan darah seseorang berada di titik terendah. Berbeda saat pagi hari setelah bangun, tekanan darah akan berangsur naik dan mencapai puncak di siang hari ketika seseorang memiliki aktivitas yang padat dengan kemungkinan adanya stres.Untuk mengukur atau menentukan tekanan darah secara akurat, perlu pengukuran minimal 3 kali di waktu berbeda dengan selang minimal satu minggu. Pengulangan ini ditujukan untuk menghilangkan faktor kemungkinan yang dapat meningkatkan tensi secara tiba-tiba seperti dalam kondisi stres, lelah dan sebagainya. Penulis: Loeby Galih WitantraEditor: Zulkifli FahmiSumber: Alodokter, Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler