Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Memiliki anak atau keturunan merupakan sesuatu hal yang sangat dinanti-nantikan oleh pasangan yang sudah menikah. Meski demikian, banyak pasangan suami istri yang sudah lama menikah tetapi belum juga dikaruniai anak.

Bagi pasangan suami istri yang mengalami hal seperti, tidak perlu larut dalam kesedihan. Dalam ajaran Islam, kita diminta untuk terus berusaha dan berdoa kepada Allah SWT agar segera dikaruniai keturunan.

Islam adalah agama yang memperhatikan nasab atau keturunan. Hal ini tercermin dalam salah satu tujuan syariat (maqāshidusy syarīah), yaitu hifdzun nasl atau menjaga keturunan. Untuk itulah dalam Islam disyariatkan pernikahan, dimana salah satu tujuannya adalah memperoleh keturunan.

Baca juga:Menikah Beberapa Tahun Tak Kunjung Punya Anak, Kenali Penyebabnya

Seperti dilansir dari nu.or.id, (25/08/2021), terkait dengan hal ini, dalam literatur Islam kita mengenal sosok bernama Imran, pribadi shaleh yang banyak dipotret dalam Al-Qur’an pada Surat Ali ‘Imran.

Imran adalah seorang pemimpin dan ulama Bani Israil waktu itu. Imran wafat ketika istrinya yang bernama Hannah mengandung Sayyidah Maryam. Nabi Zakaria as yang kemudian mengasuh dan menanggung biaya hidup Sayyidah Maryam. Kelak, Sayyidah Maryam melahirkan Nabi Isa as.

Nabi Zakaria as ini belum juga diberi anak oleh Allah SWT hingga usia senja. Istrinya tak kunjung hamil setelah bertahun-tahun menikah. Karena itu, keduanya berdoa kepada Allah SWT sebagaimana diabadikan dalam Al-Qur’an:

 

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةًۚ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ

Rabbi hab lî mil ladungka dzurriyyatan thayyibah, innaka samî‘ud-du‘â'.  

Artinya, “Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.” (QS Ali ‘Imran: 38).Allah SWT kemudian mengabulkan doanya dan memberi rezeki seorang anak saleh yang diberi nama Yahya. Di kemudian hari, ia dikenal dengan Nabi Yahya as. Ketika ada pasangan suami istri sudah lama menikah namun belum juga diberi karunia anak atau keturunan oleh Allah, maka dapat berikhtiar dan berdoa dengan doa yang pernah dipanjatkan Nabi Zakaria as di atas. Demikian doa agar cepat punya anak yang diadaptasi dari uraian Ust Nur Rohmad MA, Pengampu Kajian Tauhid NU Online. Semoga berkah Al-Qur’an dan doa Nabi Zakaria as di atas, pasangan suami istri yang belum kunjung dikaruniai keturunan bisa segera mendapat anak yang saleh atau shalehah. Amin allāhumma amin. Penulis: ChambaliEditor: Dani AgusSumber: nu.or.id  

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler