Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Boneka arwah atau spirit doll semakin ramai dan viral diperbincangkan masyarakat Indonesia. Viralnya boneka arwah ini setelah ada kabar sejumlah publik figur di tanah air yang merawat spirit doll atau boneka arwah layaknya anak mereka sendiri.
Hal ini dinilai menjadi hal yang memprihatinkan karena telah menurunkan nilai kemuliaan manusia. Fenomena ini pun turut menjadi sorotan sejumlah lembaga keagamaan, termasuk Kementerian Agama
Melansir dari nu.or.id, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) M Fuad Nasar mengatakan, spirit doll ini bertentangan dengan nilai tauhid dan menurunkan nilai kemanusiaan. Menurutnya, mempercayai adanya unsur kekuatan gaib pada benda buatan manusia atau benda alam sama dengan menurunkan nilai kemuliaan manusia dan bertentangan dengan nilai tauhid sebagai asas keimanan kepada Allah Yang Maha Esa.
Baca juga: PMI Kudus Bakal Beli Puluhan Boneka Manekin, Mau Tahu Kegunaanya?
“Manusia diciptakan sebagai makhluk paling tinggi dan paling mulia di antara seluruh ciptaan-Nya,” tegasnya.
Fuad menilai, dalam tinjauan moderasi beragama, segala sesuatu yang merendahkan harkat, derajat, dan martabat kemanusiaan sebagai makhluk yang berakal harus dicegah. Benda apapun termasuk spirit doll, menurut Fuad, tidak layak dipercayai membawa keberuntungan atau sebaliknya.
Jika hanya sekedar hobi mengoleksi boneka sebagai karya seni dan mainan, maka menurutnya boleh-boleh saja, namun tidak boleh lebih dari itu. Jika mempercayai adanya unsur gaib dalam spirit doll maka bisa mengarah pada perbuatan syirik.
“Manusia memiliki akal budi dan ilmu pengetahuan tidak seyogyanya terjerumus ke dalam perilaku yang mengarah pada syirik, yakni menyekutukan Allah,” jelasnya dikutip dari laman Kemenag, Rabu (5/1/2022).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi spirit doll. (Instagram/@creativeaware.id)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Boneka arwah atau spirit doll semakin ramai dan viral diperbincangkan masyarakat Indonesia. Viralnya boneka arwah ini setelah ada kabar sejumlah publik figur di tanah air yang merawat spirit doll atau boneka arwah layaknya anak mereka sendiri.
Hal ini dinilai menjadi hal yang memprihatinkan karena telah menurunkan nilai kemuliaan manusia. Fenomena ini pun turut menjadi sorotan sejumlah lembaga keagamaan, termasuk Kementerian Agama
Melansir dari