Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus- Nama Kampung Wisata Sewu Kembang di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah barangkali masih agak asing didengar. Selama ini, orang lebih akrab dengan wisata alam menawan di Tawangmangu, seperti Grojogan Sewu, atau Desa Wisata Kemuning.

Kampung Wisata Sewu Kembang ini berada di Kampung Nglurah di Kelurahan/Kecamatan Tawangmangu. Kampung Nglurah baru saja ditetapkan menjadi Kampung Wisata Sewu Kembang oleh Pemkab Karanganyar pada Selasa (15/3/2022).

Ada latar belakang kenapa kampung ini ditetapkan jadi Kampung Wisata Sewu Kembang. Yakni, seluruh warga di kampung ini bergelut dalam usaha tanaman hias.

Baca juga: Wisata Religi Kahyangan Wonogiri, Konon Jadi Tempat Pertapaan Panembahan Senopati

Ada banyak jenis tanaman hias yang ada di Kampung Wisata Sewu Kembang. Nah, bagi Anda yang suka koleksi tanaman hias, bisa saja berburu ke Kampung Wisata Sewu Kembang ini.

Di Kampung Wisata Sewu Kembang ini terdapat sekitar 600 keluarga dengan jumlah penduduk sekitar 1.600 jiwa. “Di sini, 100 persen penduduknya berbisnis tanaman hias,” ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Nglurah Sumardi, seperti dilansir dari Solopos.com, Sabtu (19/3/2022).

Bagai Anda pecinta tanaman hias dan tertarik untuk mengunjungi Kampung Wisata Sewu Kembang ini cukup mudah. Akan lebih mudah jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, bisa sepeda motor ataupun mobil.

Jaraknya sekitar 27 km dengan waktu tempuh sekitar 40 menit dari pusat kota.

Biar memudahkan, ini rute menuju Kampung Wisata Sewu Kembang dari Alun-alun Karanganyar.
Dari Alun-alun Karanganyar, Anda harus jalan ke arah timur menuju Tawangmangu. Anda bisa menuempuhnya melalui Matesih atau Karangpandan. Jalur Matesih relatif berkelok-kelok, sementara lewat Karangpandan rutenya terbilang lurus.Begitu sampai di Pasar Wisata Tawangmangu, jalan pelan-pelan. Terus melaju hingga menemui Gedung Panti Pelayanan Sosial Anak Tawangmangu yang ada di sebelah kanan atau sisi selatan jalan.Di samping gedung tersebut atau di sebelah timur gedung tersebut ada gang ke kanan atau ke selatan. Susuri jalan tersebut sejauh sekitar 1,4 km. Anda harus berhari-hati karena jalannya berkelok dan menanjak lumayan curam. Pastikan kendaraan Anda sehat dan rem berfungsi dengan baik untuk menghindari kejadian tak diinginkan.Jika Anda masih bingung, cukup gunakan gawai dan klik Google Maps supaya lebih simpel. Pengunjung bisa mendatangi Kampung Wisata Sewu Kembang Nglurah ini secara gratis.Lokasinya seperti kampung pada umumnya, namun dipenuhi dengan tanaman hias. Pengunjung hanya harus membayar tarif parkir jika membawa kendaraan pribadi.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler