Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus- Ada banyak tempat di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur yang cocok dipakai ngabuburit. Salah satunya adalah di sekitar Kawasan Waduk Nipah yang memiliki pemandangan indah.

Melansir dari NU Online Jatim, Rabu (13/4/2022), Waduk Nipah adalah waduk terbesar di Kabupaten Sampang. Waduk Nipah diresmikan Presiden Joko Widodo, Sabtu (19/3/2016).

Pembangunan waduk itu sudah digagas sejak era Orde Baru. Pembangunan bendungan Nipah dimulai tahun 1973 dengan meminta restu kepada sejumlah ulama dan tokoh masyarakat.

Baca juga: Es Setrup Cao Hitam Khas Madura, Hidangan Buka Puasa Pelepas Dahaga

Pembebasan lahan dimulai pada 1982, tetapi pembangunannya berhenti pada 1993. Setelah lama mandek, pengerjaan waduk dimulai lagi pada 2008.

Suksesnya pembangunan waduk tersebut, tidak lepas dari pendekatan yang dilakukan Bupati Sampang Fannan Hasib kepada masyarakat dengan cara persuasif. Pembangunan waduk ini diharapkan memiliki dampak yang sangat baik bagi masyarakat dan sifatnya jangka panjang.

Waduk Nipah dibangun di atas tanah seluas 527 hektar di tiga desa di Kecamatan Banyuantes. Yakni Desa Montor, Nagasareh, dan Tebanah. Waduk itu juga mencakup lahan di Desa Banyusokah, Kecamatan Ketapang.

Pesona Waduh Nipah

Selain memiliki fungsi utama sebagai irigasi lahan, lokasi ini menawarkan keindahan alam yang mengundang perhatian banyak orang mengunjunginya. Jadi tidak heran bila belakangan ini Waduk Nipah menjadi primadona tempat wisata yang diburu wisatawan.

Luas Waduk Nipah mencapai 1.150 hektare, lokasinya dikelilingi pepohonan yang tumbuh subur dengan suasana yang sangat rindang. Nuansa pedesaan dengan udara yang masih bersih serta pemandangan alam yang menenangkan akan memberikan kesan tersendiri bagi wisatawan yang mengunjungi Waduk Nipah.

Tidak hanya itu, juga akan melihat kera-kera liar yang menjadi penghuni waduk. Tidak perlu khawatir hewan ini tidak akan melukai pengunjung asalkan tidak berbuat usil.
Cara Menuju LokasiLokasi Waduk Nipah berada di Desa Montor, Kecamatan Banyuates. Untuk rute menuju lokasi dapat melalui beberapa jalur. Dari arah Surabaya dapat melewati jalur pantura Madura, jadi bisa lewat jembatan Suramadu atau naik kapal dari pelabuhan Ujung, Perak Surabaya menuju pelabuhan Kamal Bangkalan.Lewat Suramadu maupul kapal, nantinya akan menuju Kota Bangkalan, kemudian ke arah utara menuju Kecamatan Arosbaya. Setelah itu ke Kecamatan Banyuates dengan mengikuti jalur utama jalan Pantura Madura.Sedangkan bagi yang berasal dari daerah timur Madura seperti Pamekasan dan Sumenep, bisa memilih jalur utama Madura maupun jalur Pantura, dua-duanya nanti akan bertemu di pertigaan Kecamatan Banyuates.Selanjutnya dari pertigaan silakan menuju Desa Montor seperti rute yang dari Surabaya. Namun bedanya nanti di pertigaan Desa Montor ambil kiri menuju Waduk Nipah.Satu hal lagi yang akan membuat liburan Anda berkesan yaitu indahnya pemandangan jalur Pantura, di sisi kiri (dari arah Surabaya) dapat menikmati pemandangan indahnya laut utara Madura. Selain itu hamparan lahan persawahan juga akan menambah sejuknya pandangan mata saat melintasi jalur.Bagi yang mengunjungi Waduk Nipah, jangan lupa untuk mengunjungi tempat wisata lainnya yang masih dalam kawasan Kecamatan Banyuates. Seperti, pantai dan hutan Kera Nepa. Dari Waduk Nipah menuju pantai dan hutan kera tersebut, hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: jatim.nu.or.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler