Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus- Talenan adalah salah satu perlengkapan yang pasti tersedia di dapur rumah. Meski bentuknya sederhana dan harganya murah, namun talenan ini sangat diperlukan saat memotong sayuran atau daging.

Melansir dari Detik.com, umumnya ada dua jenis talenan, yakni yang berbahan kayu dan plastik. Talenan berbahan kayu banyak dipilih ibu rumah tangga karena relatif lebih awet. Akan tetapi dengan catatan harus dirawat sebaik mungkin agar tidak terkontaminasi bakteri maupun bau tak sedap.

Talenan merupakan salah satu alat masak yang penting karena berguna saat memotong sayuran dan aneka daging. Namun sebaiknya talenan dipisahkan fungsinya, seperti talenan khusus daging dan talenan untuk sayur, guna menghindari kontaminasi silang.

Baca juga: Ketahui Jenis Buah dan Sayuran yang Kulitnya Bermanfaat buat Tubuh, Ini Daftarnya

Mengutip dari Homes and Garden, Sylvia Fountaine, chef profesional di Spokane, Amerika membagikan cara talenan kayu. Sylvia menjelaskan merawat talenan kayu terdiri atas dua hal, yakni cara membersihkan dan menyimpannya.

1. Cara Membersihkan

Pertama, Sylvia membagikan tips membersihkan talenan dengan menggunakan bahan sabun, hidrogen peroksida, dan sikat halus.

"Kamu harus menggunakan sikat kawat halus. Gosok semua bekas makanan atau noda yang menempel pada talenan kayu dengan air sabun yang panas dan bilas," kata Sylvia.

Selanjutnya semprot talenan kayu dengan air hydrogen peroksida di seluruh permukaan talenan. Kemudian bilas hingga bersih dan seka talenan kayu dengan kain kering. Hydrogen peroksida adalah zat kimia berupa cairan bening bertekstur lebih kental dari air.

Cairan ini lumrahnya dimanfaatkan pada pemutih, pasta gigi dan bahan lainnya. Untuk mendapat cairan ini dapat diperoleh di toko bahan kimia.2. Jangan Rendam dalam AirKesalahan yang umum dilakukan oleh kebanyakan orang adalah dengan merendam talenan kayu dalam air. Hal ini dikarenakan talenan kayu berubah bentuknya saat terlalu lama direndam air. Pori-pori kayu dapat menyerap air sehingga talenan akan berubah bentuk. Saat menyuci talenan kayu, sebaiknya segera dikeringkan dengan kain.3. Rutin Olesi dengan MinyakSelanjutnya Sylvia turut mengingatkan akan pentingnya memerhatikan kondisi talenan kayu. "Ketika kita memiliki kulit kering, kita menggunakan lotion, dan untuk bahan alami seperti kayu, itu hal yang sama. Tanpa dikondisikan maka bisa menjadi kering dan pecah-pecah," lanjut Sylvia sembari memberi perumpamaan.Membaluri talenan kayu dapat menggunakan minyak sayur atau kelapa dan usapkan ke seluruh permukaannya. Setelah itu seka minyak berlebih dengan kain, dengan demikian talenan kayu akan tetap terawat.  Penulis: Loeby Galih WitantraEditor: Dani AgusSumber: detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler