Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus- Selain minum obat rutin, sebagian penderita diabetes juga ada yang harus melakukan suntik insulin secara rutin. Hal ini dilakukan untuk mengendalikan kadar gula darah.

Penyuntikan insulin bisa diberikan oleh tenaga medis dan bisa dilakukan secara mandiri. Namun, sejauh ini, masih banyak kesalahan yang dilakukan saat suntik insulin mandiri ini.

Melansir dari laman Hello Sehat, Minggu (16/5/2022), insulin sebenarnya adalah hormon yang mengatur kadar gula darah. Selain diproduksi secara alami oleh pankreas, insulin juga tersedia sebagai obat untuk penderita diabetes tipe 1 dan diabetes 2.

Baca juga: Ketahui Manfaat Tomat untuk Wajah dan Cara Memakainya

Obat diabetes ini bekerja dengan membantu memindahkan gula dari darah ke jaringan tubuh lain agar bisa diproses menjadi energi dan menghentikan hati memproduksi lebih banyak gula.

Pada pasien diabetes tipe 1, terapi insulin adalah suatu keharusan. Sementara pada pasien diabetes tipe 2, tidak semuanya membutuhkan pengobatan ini.

Terapi insulin direkomendasikan dokter ketika komplikasi diabetes sudah terjadi atau perubahan gaya hidup dan obat-obatan lain tidak cukup efektif dalam mengontrol kadar gula darah.

Pemberian obat ini dilakukan dengan cara disuntikkan ke tubuh. Sayangnya, ada beberapa kesalahan yang sering kali dilakukan ketika menggunakan suntikan insulin.

1. Menyuntikkan insulin di sembarang tempat

Insulin harus disuntikan ke tempat yang kandungan lemaknya tinggi, seperti, perut, paha, pantat, dan lengan atas. Tempat suntik insulin harus langsung disuntikan ke lemak yang ada di bawah kulit, bukan ke jaringan otot.

Ketika insulin disuntikkan pada otot, insulin akan diserap terlalu cepat dan berisiko menimbulkan hipoglikemia, yakni kondisi ketika kadar gula di dalam darah berada di bawah normal.

2. Mengubah-ubah waktu makan

Kesalahan suntik insulin yang sepele juga ketika waktu makan tidak terjadwal. Ketika tidak merasa lapar, seringnya orang malas untuk makan dan menggeser-geser waktu makannya. Bagi pasien yang melakukan suntik insulin, ini merupakan kesalahan yang cukup berbahaya.

Pengguna insulin injeksi sebaiknya tetap mengikuti jadwal makan reguler yang rutin. Pasalnya, ketika waktu makan berubah maka keseimbangan gula dalam darah pun berubah.

3. Tidak mengecek kembali dosis yang akan disuntikkan

Pada bagian atas alat injeksi insulin, Anda dapat melihat dosis yang dikeluarkan. Sebelum Anda menyuntikkan pada tubuh, sebaiknya perhatikan kembali dosisnya. Jika dosis berlebih, Anda berisiko mengalami gejala hipoglikemia.
Bahkan saat Anda sedang di rumah sakit atau Anda tidak menyuntik sendiri, cek kembali dosis tersebut sebelum mulai dimasukkan dalam tubuh.4. Menggandakan dosis insulinTerkadang, jadwal suntik insulin memang bisa terlewatkan, entah karena lupa atau memang sedang sibuk sekali. Hal tersebut, malah membuat beberapa orang jadi panik.Meski terlewatkan, jangan coba-coba untuk langsung menambahkan dosis insulin. Ini merupakan kesalahan dalam suntik insulin. Ketika Anda menggunakan dosis insulin lebih dari yang seharusnya, Anda malah bisa jadi mengalami hipoglikemia.Kalaupun Anda lupa sudah suntik atau belum, lebih baik tahan, jangan langsung suntik dengan dosis tinggi atau langsung dua kali. Pantau terlebih dahulu kadar gula darah Anda hingga 30 menit ke depan.Jika kadar gula darah memang terlalu tinggi, bisa jadi Anda memang belum menyuntiknya. Namun jika kadar gula darah normal itu artinya Anda tidak perlu menyuntiknya kembali.Baca juga: Ini Batas Kadar Gula Darah Normal dalam Tubuh yang Penting DiketahuiHal yang perlu Anda perhatikanAgar Anda terhindar dari cara menggunakan suntik insulin yang salah, jangan malu untuk minta bantuan dokter. Kalau bisa saat dokter memperagakan caranya, Anda juga ikut mengikuti gerakannya agar lebih paham.Tanyakan juga hal-hal apa saja yang sebaiknya dihindari atau dianjurkan selama menggunakan suntikan insulin, agar pengobatan berjalan efektif.Perlu diingatkan kembali bahwa efektivitas pengobatan diabetes tidak hanya mengandalkan obat minum atau terapi insulin saja.Anda juga perlu mengubah gaya hidup yang sesuai untuk penyandang diabetes. Ini karena kadar gula darah dapat dengan mudah naik dan turun akibat kebiasaan makan, pilihan makanan, aktivitas yang dilakukan, dan lain sebagainya.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: hellosehat.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler