Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus- Nanas merupakan salah satu buah yang digemari orang Indonesia. Buah yang satu ini rasanya segar dan nikmat, baik disantap langsung atau dibikin jus.

Meski demikian, bagi sebagian orang ada yang merasa lidasnya gatal saat memakan buah nanas ini. Kenapa bisa begini?

Mengutip dari okezone.com melalui sebuah jurnal Annals of Allergy, Asthma and Immunology, hal ini disebabkan enzim bernama bromelain. Enzim ini termasuk protease atau enzim pemecah protein menjadi asam amino.

Baca juga: Ketahui Jenis Buah dan Sayuran yang Kulitnya Bermanfaat buat Tubuh, Ini Daftarnya

Adanya bromelain pada nanas membuatnya juga dimanfaatkan sebagai pelunak daging yang sangat baik. Seorang ahli farmakologi asal University of Turin, Alessandro Colletti menyebut belum banyak bukti enzim tersebut terasa di mulut saat dimakan.

Namun saat menyantap beberapa potong nanas akan terasa bromelain memecah beberapa protein lalu membentuk lapisan pelindung mukos di mulut. Meski demikian, Colleti menepis anggapan memakan banyak nanas akan membahayakan tubuh.

“Saat makan nanas, konsentrasi bromelain sekitar 500 mikrogram per mililiter. Jadi konsentrasinya tidak terlalu tinggi. Ini bahkan aman pada konsentrasi yang jauh lebih tinggi," jelasnya.Contohnya gel oral bromelain yang memiliki konsentrasi 200 hingga 400 kali lebih besar dari nanas segar. Gel ini dapat dioleskan langsung ke mulut karena bersifat anti-inflamasi yang dapat mengimbangi sariawan akibat kemoterapi.Selain itu, saat memakan nanas, mulut akan mengganti salah satu sel yang rusak oleh bromelain untuk mencegah kerusakan permanen atau perubahan protease nanas. Colleti menambahkan, bromelain memiliki rasa asam, yang menambah pengalaman asam.  Penulis: Loeby Galih WitantraEditor: Dani AgusSumber: okezone.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler