Benarkah Kapur Barus Bisa Menaikkan Nilai Oktan Bensin? Ini Jawabannya
Murianews
Jumat, 20 Mei 2022 23:10:14
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus- Kendaraan bermotor yang diisi bensin (BBM) bernilai oktan lebih tinggi dipercaya membuat pembakaran lebih sempurn. Performa kendaraan akan lebih bagus saat menggunakan bensin beroktan lebih tinggi dibandingkan dengan oktan rendah.
Namun untuk menekan pengeluaran, tak jarang pemilik kendaraan menambahkan campurn lain pada bensin. Salah satunya adalah menambahkan kapur barus ke dalam tangki bahan bakar yang dipercaya dapat meningkatkan oktan bensin.
“Kapur barus memang dulu digunakan sebagai aditif untuk menaikkan oktan bahan bakar jenis gasoline, yang beroktan rendah," terang Cecep Rusdi, IH Assessor Environmental Division, Jakarta seperti dikutip dari gridoto.com.
Baca juga: Ingin Rantai Motor Tetap Terawat? Sebaiknya Jangan Dilumasi Oli Bekas
Cecep melanjutkan, saat ini teknologi motor telah berkembang pesat. Oleh karena itu penggunan kapur barus guna meningkatkan oktan sudah harus ditinggalkan.
Kapur barus sendiri memiliki kandungan naphthalene yang bernilai oktan 90. Ini berarti kapur barus hanya efektif pada bensin dengan nilai oktan di bawah 90 seperti Premium.
Dengan kata lain, saat menggunakan bensin dengan nilai oktan lebih dari 90, kapur barus tidak akan memberikan manfaat besar. Jadi motor yang dianjurkan menggunakan bensin beroktan di atas 90 harus dipenuhi.
Jika memaksakan mencampur bensin beroktan lebih rendah lalu dicampur kapur barus, hal ini tidak akan berpengaruh. Ini disebabkan kandungan naphthalene tidak terbakar sempurna.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Foto: Ilustrasi tangki bensin (astramotor.co.id)[/caption]
MURIANEWS, Kudus- Kendaraan bermotor yang diisi bensin (BBM) bernilai oktan lebih tinggi dipercaya membuat pembakaran lebih sempurn. Performa kendaraan akan lebih bagus saat menggunakan bensin beroktan lebih tinggi dibandingkan dengan oktan rendah.
Namun untuk menekan pengeluaran, tak jarang pemilik kendaraan menambahkan campurn lain pada bensin. Salah satunya adalah menambahkan kapur barus ke dalam tangki bahan bakar yang dipercaya dapat meningkatkan oktan bensin.
“Kapur barus memang dulu digunakan sebagai aditif untuk menaikkan oktan bahan bakar jenis gasoline, yang beroktan rendah," terang Cecep Rusdi, IH Assessor Environmental Division, Jakarta seperti dikutip dari