Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus- Persaingan pasar mobil di Indonesia hingga saat ini masih didominasi produk Jepang. Tapi tak jarang yang masih setia dengan mobil Eropa atau Amerika Serikat dengan masing-masing keunggulannya.

Konsumen memilih mobil Jepang karena dinilai lebih ekonomis, sedangkan mobil Eropa dinilai memiliki durabilitas yang lebih unggul. Diantara mobil Jepang dan Eropa, terdapat perbedaan ruang kemudi, salah satunya keberadaan tuas lampu sein.

Mengutip dari Kompas.com, Division Head Product Planning R&D and Spare Part Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi berujar, posisi lampu sein pada mobil Eropa dan Jepang biasanya disesuaikan posisi setir.

Baca juga: Tips Menghilangkan Rasa Takut Menyetir Mobil bagi Pemula

Lampu sein mobil Jepang kebanyakan berada di posisi kanan, karena setir ada di kanan. Sedangkan mobil Eropa berada di kiri untuk memudahkan pengemudi saat melakukan pergantian transmisi baik matik maupun manual.

Product Trainer PT Garuda Mataram Motor (GGM) Aswin Febianto juga menjelaskan, pos lampu sein pada mobil Eropa ada di sisi kiri setir karena posisi kemudi.

“Kalau mobil Eropa biasa (mayoritas) kemudinya di kiri, otomatis tuas transmisinya berada di sebelah kanan. Ini yang menyebabkan tuas sein dibuat di sebelah kanan, agar tangan kiri pengemudi tetap fokus di tuas persneling,” jelas Aswin.Sementara itu, tuas wiper berada di kiri pengemudi karena fungsinya tidak terlalu krusial. Berbeda dengan lampu sein yang sering digunakan, wiper hanya digunakan saat musim hujan.Kemudian, Aswin menjelaskan, baik mobil Jepang ataupun Eropa sebenarnya memiliki mekanisme yang sama dalam penggunaan lampu sein. Lampu sein biasanya akan mati dengan sendiri tiga hingga empat detik setelah mobil berbelok.  Penulis: Loeby Galih WitantraEditor: Dani AgusSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler