Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus- Membeli karburator KW alias barang imitasi banyak dilakukan pemilik sepeda motor. Alasannya, harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan barang yang asli atau orisinil.

Membeli karburator KW memang tidak dilarang. Hal ini dapat dimaklumi karena karburator KW dibandrol setengah harga dari karburator orisinilnya.

Sebagai contoh, harga karburator orisinil Honda BeAT dapat mencapai Rp 800 ribuan, sedangkan imitasinya hanya berkisar Rp 250-450 ribuan saja.

Baca juga: Motor Terendam Banjir? Jangan Panik, Ini yang Harus Dilakukan

"Selain mahal sebetulnya part ori keluaran pabrik juga susah didapat karena banyak yang sudah tidak produksi karburator ori," terang Ricard Riesmala mekanik dari A2 Speed seperti dikutip dari Gridoto.com.

Namun perlu diketahui, karburator imitasi ini memiliki beberapa kekurangan dibanding barang asli. Menurutnya, terdapat beberapa kelemahan yang dimiliki karburator imitasi dibanding karburator orisinil.

Yang pertama, kualitas bahan yang kurang bagus. Contohnya, karet vakum dan jarum skep yang jika digunaan hanya dapat bertahan 1-2 tahun saja.
Selanjutnya, setelan debit bahan bakar dan udara juga lebih sulit mendapat setting yang pas pada karburator imitasi.  "Meskipun pakai pilot jet dan main jet sama seperti ori, tapi performanya akan berbeda dan tidak sepas saat pakai karburator orisinil," jelasnya.Oleh karena itu Ricard menyarankan untuk tidak menggunakan karburator KW jika tidak dalam keadaan darurat. Selain itu ia juga menyarankan untuk menggunakan copotan tapi orisinil yang harganya terjangkau."Atau kalau mau aman pakai yang merek aftermarket sekalian karena bahannya pasti lebih bagus dari yang KW atau imitasi," pungkasnya.  Penulis: Loeby Galih WitantraEditor: Dani AgusSumber: gridoto.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler