Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Secara bertahap beberapa perusahaan operator seluler tanah air menghapus sinyal 3G. Langkah ini menindaklanjuti arahan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) soal penghapusan layanan ini.

Salah satu operator yang akan mematikan sinyal 3G adalah Indosat. Kabarnya, proses pematian sinyal tersebut sudah berada di tahap hampir selesai.

Melansir dari teknologi.id, Director & Chief Regulatory Officer IOH, Danny Buldansyah, menjelaskan pematian sinyal 3G Indosat diperkirakan selesai 100 persen pada akhir tahun ini. Selanjutnya ia juga menjelaskan saat ini IM3 telah mencapai hampir 100 persen, sedangkan Tri mendekati 70 hingga 80 persen.

Baca juga: Pembangunan Tower Rampung, Warga Keyongan Grobogan Sudah Gampang Dapat Sinyal

"Untuk iM3 udah hampir 100 persen 3G shutdown, yang Hutchison setelah integrasi saat ini mendekati 70-80 persen. Akhir tahun kita shutdown semuanya," jelas Danny pada konferensi pers IOH Indosat Ooredoo Hutchishon (IOH) sebagai Official Partner 5G of 2022 Jakarta E-Prix pada Selasa (31/5/2022).

Selain Indosat, Telkomsel dan XL Axiata kabarnya juga tengah memasuki tahap akhir untuk mematikan sinyal 3G di Indonesia. Untuk Telkomsel diinfokan 90 kabupaten/kota sejak Maret hingga Mei telah dimatikan sinyal 3G-nya.
Kemudian 132 kota/kabupaten lain akan dilakukan langkah serupa pada Juni-Juli 2022 dan dilanjutkan Agustus-Oktober 2022 untuk 178 kota/kabupaten lainnya. Sementara sisa 104 kota/kabupaten akan dilakukan pada November-Desember mendatang.Untuk XL Axiata mengklaim telah mulai men-shutdown jaringan 3G mereka sejak kuartal ke 4 tahun 2021 lalu. Kabarnya progres mereka telah mencapai 95 persen per April lalu. XL Axiata menyatakan siap melanjutkan sisanya hingga mencapai 100 persen.  Penulis: Loeby Galih WitantraEditor: Dani AgusSumber: teknologi.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler