Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Kabupaten Majalengka, Jawa Barat selama ini dikenal punya sejumlah destinasi wisata menawan. Salah satunya adalah panorama alam terasering Panyaweuyan.

Menikmati pemandangan di sini, wisatawan bakal betah berlama-lama hingga menunggu waktu datangnya sunset atau matahari tenggelam. Momen datangnya sunset ini banyak ditunggu wisatawan karena pemandangannya sangat menarik.

Melansir dari detik.com, objek wisata ini berada di Desa Sukasari Kidul, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Terasering Panyaweuyan sangat mudah dijangkau pengunjung dengan mengendarai motor ataupun mobil. Dari pusat kota Majalengka, memerlukan waktu kurang lebih 37 menit untuk sampai ke Terasering Panyaweuyan dengan jarak sekitar 19 km.

Baca juga: Ini Destinasi Wisata Terasering di Indonesia yang Bisa Dipilih buat Liburan

Terasering Panyaweuyan terkenal karena keindahan sunsetnya, waktu paling pas untuk berkunjung ke sana adalah menjelang matahari tenggelam. Walau dinamakan terasering, bukit Panyaweuyan berbeda dengan destinasi wisata yang serupa.

Misalnya terasering di Ubud, Bali yang merupakan areal persawahan yang ditanami padi. Sementara Terasering Panyaweuyan merupakan wilayah di kaki Gunung Ciremai yang ditanami sayuran oleh penduduknya.
Seperti dikutip dari katadata.co.id, Terasering Panyaweuyan yang berlokasi di ketinggian dan tanahnya yang subur, membuat daerah itu jadi sangat mudah ditanami sayur. Bahkan beberapa hasil bumi dari Terasering Panyaweuyan seperti daun bawang dan bawang merah sudah dikirim ke beberapa daerah.Untuk tiket masuk ke Terasering Panyaweuyan, pengunjung cukup mengeluarkan Rp 5.000 untuk per orangnya. Udara sejuk di bukit tersebut sangat cocok untuk mereka bagi yang ingin mencari lokasi  melepas penat dari hiruk-pikuk kesibukan di perkotaan.  Penulis: Loeby Galih WitantraEditor: Dani AgusSumber: detik.com, katadata.co.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler