Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Saat Iduladha, banyak orang yang menerima pembagian daging kurban. Bahkan, sebagian orang bisa mendapat daging dalam jumlah cukup banyak.

Tentunya, daging yang melimpah ini tidak habis dimasak dalam sehari. Pilihannya, sebagian daging perlu dimasukkan dalam kulkas agar awet dan bisa dimasak lagi di kemudian hari.

Namun, dalam menyimpan daging di kulkas ini sebaiknya jangan sembarangan. Pasalnya, menyimpan daging asal dimasukkan kulkas bisa mempercepat pertumbuhan bakteri dan jamur yang bisa memicu keracunan makanan.

Baca juga: Ini Jenis Potongan Daging Sapi yang Perlu Diketahui, Paling Mahal Bagian Ini

Nah, berikut ini ad acara menyimpan daging di kulkas agar awet dan aman, seperti dilansir dari laman Hello Sehat, Senin (11/7/2022).

1. Bungkus daging sebelum dimasukkan ke kulkas

Jangan lupa siapkan plastik atau kertas aluminium foil atau wadah makanan kedap udara untuk membungkus daging. Lapisan pembungkus akan menjaga kelembapan, kesegaran, rasa, dan kandungan gizi daging, bahkan hingga berbulan-bulan ke depan.

Terlebih, paparan suhu dingin langsung ke daging juga dapat menyebabkan freezer burn atau pembentukan kristal es yang merusak kualitas daging. Oleh karena itu, kemasan kedap udara penting untuk menjaga kualitas daging di dalam kulkas.

2. Jangan cuci daging

Cara menyimpan daging di kulkas yang perlu Anda ketahui adalah dengan tidak mencuci daging dengan air sebelum memasukkannya. Menurut penjelasan dari studi terbitan European Food Safety Authority (EFSA) Journal (2016), air justru memicu pertumbuhan bakteri dan jamur sehingga bisa menjadi penyebab makanan busuk.

3. Bersihkan kulkas

Aspek kebersihan ini berkaitan dengan kulkas dan daging yang ingin disimpan. Jangan lupa membersihkan kulkas dari tumpahan makanan atau kotoran untuk mencegah timbulnya bau tidak sedap.

Hal ini juga memicu risiko kontaminasi ke daging yang ingin disimpan. Cara menjaga kebersihan lainnya adalah dengan memisahkan daging matang dan daging mentah saat disimpan di lemari pendingin.

4. Perhatikan kondisi daging

Penting untuk memperhatikan kondisi daging sebelum masuk kulkas. Inilah beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum menyimpan daging di kulkas.

  • Potong daging saat masih segar sebelum menyimpannya.

  • Bila membeli daging kemasan, ikuti petunjuk penyimpanan yang tertera pada bungkus kemasan.

  • Cek tanggal kedaluwarsa sebelum mengolah daging kemasan. Langsung buang jika sudah basi atau busuk.
5. Atur suhu kulkasKetika ingin menyimpan bahan makanan, perhatikan angka pada termometer kulkas atau gunakan termometer kaca bila tersedia. Sebelum menyimpan makanan di kulkas, pastikan bahwa suhu kulkas Anda di bawah 4 °C. Daging mentah dapat bertahan selama beberapa hari di dalam kulkas.Namun, apabila Anda tidak berencana memasak daging dalam waktu dekat, bahan makanan ini sebaiknya disimpan di dalam freezer hingga beku. Penyimpanan daging dalam freezer dengan suhu -18 °C memang tidak membunuh mikroba.Namun, suhu dingin akan menghentikan pertumbuhan mikroba dan memperlambat kerja enzim yang dapat menurunkan kualitas daging. Jika Anda bingung menentukan suhu, Anda bisa menyimpan es krim vegan di freezer sebagai tolok ukur.Bila tekstur es krim melunak setelah disimpan semalaman, ini menandakan bahwa suhu freezer kurang dingin. Selama menyimpan daging, jangan terlalu sering membuka-tutup pintu kulkas karena hal ini dapat meningkatkan suhu kulkas.6. Terapkan sistem first in, first out (FIFO)Pada sistem sistem first in, first out (FIFO), Anda menempatkan bahan makanan yang sudah lebih dulu disimpan di bagian depan atau atas kulkas. Cara menyimpan daging di kulkas ini membantu Anda mengetahui mana bahan makanan yang perlu diambil lebih dulu.Penerapan sistem FIFO bisa menjadi lebih mudah bila Anda memberikan label pada bungkus daging. Cantumkan hari dan tanggal pembelian pada tiap bungkus daging sehingga Anda tidak melewatkan batas akhir penggunaannya.7. Jangan bekukan lagiPastikan Anda juga tidak abai terhadap kondisi daging setelah dikeluarkan. Setelah mengeluarkan daging yang disimpan di kulkas, langsung olah semuanya agar tidak ada sisa yang harus dibekukan kembali.Membekukan kembali daging mentah yang telah dicairkan bisa menurunkan kualitas daging dan membuatnya cepat busuk. Sebelum memasukkannya dalam kulkas, bagi-bagi porsinya dulu sehingga ketika akan memasak, Anda hanya perlu mengeluarkan dan mencairkan daging beku seperlunya saja.Cara menyimpan daging di kulkas penting untuk menjaga kesegarannya. Pasalnya, penyimpanan daging yang salah justru mempercepat pertumbuhan bakteri dan jamur yang bisa memicu keracunan makanan.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: hellosehat.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler