MURIANEWS, Kudus – Pemakaian tudung kepala balaclava saat ini sudah dilakukan pengendara motor, terutama jika bepergian jarak jauh. Meski demikian, jumlah penggunanya masih belum banyak.
Selain alasan ribet, fungsi balaclava itu sendiri sejauh ini memang belum banyak diketahui. Oleh sebab itu, penting sekali mengetahui manfaat menggunakan balaclava ini.
Melansir dari Federal Oil, menurut sejarah, balaclava pertama kali digunakan oleh tentara Inggris untuk melindungi pasukannya dari udara dingin baik ketika berperang maupun ketika latihan di musim dingin
Baca juga: Ini Tips Memilih Jaket yang Cocok untuk TouringPenggunaannya pun berkembang seiring perkembangan zaman, salah satunya di ajang Formula 1. Di ajang balap jet darat itu blaclava digunakan sebagai pelindung dari panasnya api akibat kecelakaan.
Tak heran jika ada balaclava yang menggunakan material yang tahan api. Seiring kebutuhan para pengendara ketika digunakan sebagai pelindung, bahan balaclava dibuat lebih sederhana dan lebih murah, hingga mudah didapatkan lantaran harganya yang murah.
Selain itu balaclava juga banyak diaplikasi pada pengendara motor, tentunya untuk memberikan perlindungan bikers dari polusi udara yang semakin buruk.
Karena meskipun tipis, namun bahan dari balaclava bisa menyaring polusi yang ada di jalanan, sehingga pengendara tidak menghirup langsung polusi selama perjalanan.
Namun, sebenarnya terdapat fungsi lain yang tak disadari oleh para pengendara sepeda motor, yakni untuk memudahkan ketika ingin melepaskan helm.Seperti dikutip dari otosia.com, menurut Eric Saputra selaku pimpinan Cargloss Racetech RSS Mandiri Private Racing Team, fungsi tersebut menjadi alasan penggunaan balaclava di balap motor.Oleh karena itu pemilihan balaclava yang tepat menjadi sangat penting. Lebih baik pilih balaclava yang tidak ada busanya, soalnya kalau di balap jadi sulit bernapas dan membuat ada gap (celah) lagi dengan helm.”Balaclava yang benar itu yang tipis banget dan buat kepala saja, agar gampang release (melepaskan) helm kalau terjadi kecelakaan,” jelas Eric.Jangan lupa juga, untuk rutin mencuci balaclava agar tetap nyaman selama digunakan. Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber:
federaloil.co.id
[caption id="attachment_302756" align="alignleft" width="1890"]

Foto: Ilustrasi (Christo Anestev dari Pixabay)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Pemakaian tudung kepala balaclava saat ini sudah dilakukan pengendara motor, terutama jika bepergian jarak jauh. Meski demikian, jumlah penggunanya masih belum banyak.
Selain alasan ribet, fungsi balaclava itu sendiri sejauh ini memang belum banyak diketahui. Oleh sebab itu, penting sekali mengetahui manfaat menggunakan balaclava ini.
Melansir dari Federal Oil, menurut sejarah, balaclava pertama kali digunakan oleh tentara Inggris untuk melindungi pasukannya dari udara dingin baik ketika berperang maupun ketika latihan di musim dingin
Baca juga: Ini Tips Memilih Jaket yang Cocok untuk Touring
Penggunaannya pun berkembang seiring perkembangan zaman, salah satunya di ajang Formula 1. Di ajang balap jet darat itu blaclava digunakan sebagai pelindung dari panasnya api akibat kecelakaan.
Tak heran jika ada balaclava yang menggunakan material yang tahan api. Seiring kebutuhan para pengendara ketika digunakan sebagai pelindung, bahan balaclava dibuat lebih sederhana dan lebih murah, hingga mudah didapatkan lantaran harganya yang murah.
Selain itu balaclava juga banyak diaplikasi pada pengendara motor, tentunya untuk memberikan perlindungan bikers dari polusi udara yang semakin buruk.
Karena meskipun tipis, namun bahan dari balaclava bisa menyaring polusi yang ada di jalanan, sehingga pengendara tidak menghirup langsung polusi selama perjalanan.
Namun, sebenarnya terdapat fungsi lain yang tak disadari oleh para pengendara sepeda motor, yakni untuk memudahkan ketika ingin melepaskan helm.
Seperti dikutip dari otosia.com, menurut Eric Saputra selaku pimpinan Cargloss Racetech RSS Mandiri Private Racing Team, fungsi tersebut menjadi alasan penggunaan balaclava di balap motor.
Oleh karena itu pemilihan balaclava yang tepat menjadi sangat penting. Lebih baik pilih balaclava yang tidak ada busanya, soalnya kalau di balap jadi sulit bernapas dan membuat ada gap (celah) lagi dengan helm.
”Balaclava yang benar itu yang tipis banget dan buat kepala saja, agar gampang release (melepaskan) helm kalau terjadi kecelakaan,” jelas Eric.
Jangan lupa juga, untuk rutin mencuci balaclava agar tetap nyaman selama digunakan.
Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber:
federaloil.co.id