Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Mouse adalah salah satu peralatan yang bisa mendukung dalam penggunaan perangkat komputer atau laptop. Fungsi utama mouse adalah sebagai alat penunjuk atau pointing device untuk menggerakan pointer yang berada pada layar monitor komputer.

Dengan menggunakan mouse maka aktivitas yang dilakukan di komputer jadi lebih mudah dan cepat. Mengingat fungsinya yang penting diperlukan banyak pengguna komputer, produk mouse juga terus dikembangkan menyesuaikan kebutuhan.

Meski demikian, dalam menggunakan mouse ini ternyata ada cara tersendiri. Tujuannya agar tangan tidak cepat lelah dan sakit.

Baca juga: Ini Tips Mencegah Mata Lelah akibat Bekerja Terlalu Lama di Depan Laptop

Melansir dari Hello Sehat, sejauh ini banyak pengguna komputer belum mempraktikkan cara menggunakan mouse yang benar. Padahal, kesalahan yang terdengar sepele ini bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan sistem otot dan tulang Anda. Lantas, hal apa saja yang seharusnya Anda lakukan?

Begini cara menggunakan mouse yang benar

Menurut Canadian Center for Occupational Health and Safety, umumnya orang menggunakan mouse hampir tiga kali lipat lebih sering daripada keyboard.

Melihat penggunaan yang intens tersebut, teknik yang salah saat menggunakan mouse bisa memicu rasa sakit atau nyeri pergelangan tangan.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mempraktikkan cara memegang dan menggunakan mouse yang benar seperti berikut ini.

1. Pilih jenis mouse yang sesuai

Saat ini tersedia berbagai jenis mouse di pasaran. Sebaiknya, Anda memilih mouse tanpa kabel (wireless) agar lebih fleksibel saat diletakkan di meja kerja.

Pilih juga mouse sesuai dengan ukuran dan bentuk tangan untuk memberikan dukungan ekstra saat Anda menggenggamnya.

Umumnya, mouse konvensional dilengkapi dua buah tombol dan sebuah tombol gulir. Meski begitu, ada pula jenis mouse lainnya seperti berikut ini.

  • Trackball mouse. Jenis mouse dengan tambahan bola jejak untuk menggerakan kursor. Alat ini umumnya dipakai oleh orang yang kesulitan menggerakan lengan atau memiliki ruang kerja terbatas.

  • Vertical mouse. Jenis mouse dengan desain ergonomis yang menjaga tangan dan pergelangan tangan dalam posisi netral, seperti sedang berjabat tangan.

  • Gaming mouse. Jenis mouse yang memberikan dukungan pada tangan saat bermain gim dan biasanya memiliki tombol tambahan untuk berbagai fungsi.


2. Atur posisi kursi dan meja kerja

Salah satu hal terpenting dalam mempraktikan cara menggunakan mouse yang benar ialah mengatur posisi kursi dan meja. Hal ini bertujuan agar posisi duduk Anda mendukung postur tubuh yang baik.

Ketika menggunakan komputer atau laptop, pastikan Anda mengatur posisi duduk yang benar agar tubuh tidak mudah lelah saat bekerja. Duduk tegak pada kursi kantor, lalu pastikan kaki Anda menapak pada lantai dan punggung bersandar pada kursi alias tidak duduk membungkuk.

Jangan lupa mengatur jarak antara kursi dan meja agar Anda lebih mudah untuk menggunakan mouse, keyboard, atau perangkat komputer lainnya.

3. Pegang dan gerakkan mouse
3. Pegang dan gerakkan mouseSetelah posisi duduk nyaman, pastikan Anda meletakkan mouse pada posisi yang mudah dijangkau. Cara memegang mouse yang benar yaitu dengan cengkeraman yang santai. Artinya, Anda tidak perlu memberikan tekanan berlebih saat menggerakan atau menekan tombolnya.Jagalah posisi lengan, pergelangan tangan, dan jari Anda dalam satu garis lurus. Lalu, cobalah gerakkan mouse dengan seluruh lengan, bukan hanya pergelangan tangan.4. Istirahat dan lakukan pereganganAnda juga perlu meluangkan waktu untuk istirahat dan melakukan gerakan peregangan saat bekerja di depan laptop atau komputer. Agar waktu kerja dan istirahat seimbang, Anda bisa melakukan teknik Pomodoro, misalnya dengan fokus bekerja 25 menit dan istirahat 5 menit, lalu ulangi seterusnya.Ketika waktu istirahat, Anda bisa berdiri dari kursi dan melakukan peregangan pada pergelangan tangan untuk mencegah rasa sakit setelah memegang mouse.5. Cobalah mouse dengan tangan kiriMeski terdengar cukup aneh, beberapa pakar merekomendasikan untuk mencoba “tantangan” memegang mouse pada sisi tangan yang kurang dominan.Jika Anda terbiasa memakai tangan kanan, cobalah menggunakan mouse dengan tangan kiri. Begitu juga sebaliknya bila Anda termasuk orang kidal.Namun, untuk melakukan hal ini pastikan Anda memilih jenis mouse konvensional berbentuk simetris agar bisa dipakai pada kedua sisi tangan.Apa akibatnya bila tidak memegang mouse dengan baik?Penggunaan mouse yang tidak benar dapat menyebabkan repetitive strain injury (RSI). RSI merupakan cedera atau kerusakan pada otot, saraf, dan sendi akibat gerakan yang berulang dan berlebihan.Salah satu jenis RSI yang paling umum yakni carpal tunnel syndrome (CTS). Dikutip dari American Academy of Orthopaedic Surgeons, CTS bisa menimbulkan sejumlah gejala berikut ini.
  • Mati rasa, kesemutan, sensasi terbakar, dan nyeri terutama pada ibu jari. Nyeri mungkin menjalar hingga lengan bawah dan bahu.
  • Kelemahan tangan sehingga lebih sering menjatuhkan barang atau kesulitan untuk melakukan gerakan seperti mengancingkan pakaian.
Mengistirahatkan tangan dan minum obat pereda nyeri dapat membantu mengurangi gejala. Di samping itu, mempraktikkan postur tubuh yang baik dan cara menggunakan mouse yang benar saat bekerja juga bisa mengurangi risiko kekambuhan CTS maupun gangguan otot dan sendi lainnya.Namun, bila gejala tidak berangsur membaik, Anda lebih baik konsultasi dengan dokter spesialis ortopedi untuk memperoleh penanganan yang tepat.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: hellosehat.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler