Indahnya Danau Pading di Babel, Bekas Tambang yang Disulap Jadi Destinasi Wisata Menawan
Murianews
Jumat, 12 Agustus 2022 08:45:48
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Inovasi yang dilakukan warga Desa Wisata Perlang di Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung, patut mendapat acungan jempol. Di mana, warga berhasil memanfaatkan bekas galian tambang timah di desanya menjadi destinasi wisata menawan yang dikenal sebagai Danau Pading.
Inovasi ini bahkan mendapat apresiasi dari Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. ”Kita harus pastikan bahwa post mining atau pascatambang itu bukan hanya meninggalkan musibah. Tapi kalau dikelola dengan penuh hikmah akan menjadikan berkah,” kata Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Desa Wisata Perlang, Kamis (10/8/2022).
Desa Wisata Perlang merupakan salah satu dari 50 desa wisata terpilih dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Desa yang terletak di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah ini berjarak 73 kilometer dari Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.
Baca juga: Jelajah Desa Wisata Nglanggeran Gunungkidul, Pemenang Desa Wisata Terbaik ASEAN Tahun 2017
Desa itu dulunya dikenal sebagai lokasi penambangan timah yang menyisakan lubang besar. Lubang besar ini kemudian berubah menjadi danau yang bernama Danau Pading.
Selain Danau Pading, Desa Wisata Perlang juga memiliki berbagai destinasi wisata lain yang indah seperti Bukit Pading, Air Terjun Sadap, dan Gusung Perlang. Selain itu ada juga keberagaman seni tradisi dan budaya seperti tari sekapur sirih, tari campak, dan barongsai.
Menurut Menparekraf, keberhasilan masyarakat Desa Wisata Perlang menjadikan Danau Pading yang merupakan bekas galian tambang menjadi destinasi wisata maka berarti mereka sukses membangkitkan ekonomi, membuka peluang usaha, dan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Foto: Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat mengunjungi Desa Wisata Perlang (kemenparekraf.go.id)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Inovasi yang dilakukan warga Desa Wisata Perlang di Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung, patut mendapat acungan jempol. Di mana, warga berhasil memanfaatkan bekas galian tambang timah di desanya menjadi destinasi wisata menawan yang dikenal sebagai Danau Pading.
Inovasi ini bahkan mendapat apresiasi dari Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. ”Kita harus pastikan bahwa post mining atau pascatambang itu bukan hanya meninggalkan musibah. Tapi kalau dikelola dengan penuh hikmah akan menjadikan berkah,” kata Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Desa Wisata Perlang, Kamis (10/8/2022).
Desa Wisata Perlang merupakan salah satu dari 50 desa wisata terpilih dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Desa yang terletak di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah ini berjarak 73 kilometer dari Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.
Baca juga: