Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Saat menjalani kehidupan tidak semuanya berjalan mulus sesuai keinginan. Adakalanya, muncul beragam persoalan mapun cobaan yang datang silih berganti.
Hal ini sebenarnya merupakan sesuatu yang wajar. Pasalnya, dalam kehidupan ini ada suka dan sedih, ada cobaan dan anugerah.
Melansir dari NU Online Jatim, Rabu (24/8/2022), suka atau tidak, tatkala anugerah musibah itu menghampiri, maka yang perlu diperhatikan adalah melatih kesabaran agar tetap tabah dan berlapang dada dalam menghadapinya.
Baca juga: Ini Keutamaan Orang Tua yang Sabar Ditinggal Wafat Anaknya
Sebagaimana firman Allah :
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّبِرُوْنَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ
Artinya: ”Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”(Q.S Az-Zumar:10).
Dalam surat Al-Baqarah: 153 juga ditegaskan:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
Artinya: ”Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”
Lebih dari itu, kesabaran senantiasa dibutuhkan dalam berdakwah, bekerja, belajar, maupun menjalin hubungan dengan orang lain, seperti bersahabat dan menikah.
Sebagai seorang Muslim, kita perlu istiqamah dan sabar dalam meninggalkan larangan Allah serta mengerjakan perintah-Nya. Sehingga, berlatih sabar bisa ditempuh dengan melakukan beberapa hal, di antaranya adalah mendekatkan diri pada-Nya, rajin membaca Al-Qur'an, berpikir positif, menjalankan puasa sunnah, hingga mengingat Allah dengan berdzikir.
وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللّهُ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللّهُ، وَمَنْ يَصْبِرْ يُصَبِّرُاللّه، وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ مِنْ عَطَاءٍ خَيْرٌ وَأَوْسَعُ مِنَ الصَّبْرِ
Artinya: ”Barangsiapa menjaga kesucian dirinya, maka Allah akan menjaga kesuciannya, dan barangsiapa mencukupkan dirinya tanpa meminta-minta, maka Allah akan menjadikannya kaya, dan siapa yang berlatih untuk bersabar, Allah akan beri kesabaran, dan tidaklah seseorang diberi pemberian yang lebih baik daripada kesabaran.”Jadi, cara terbaik untuk menghadapi tindakan kasar, perlakuan buruk orang lain, dan cobaan-cobaan dalam hidup adalah dengan bersabar, karena Allah akan memberi pahala besar sebagai imbalannya.Hal tersebut difirmankan Allah dalam Q.S Al-Qashash ayat 54 :أُوْلَئِكَ يُؤْتَوْنَ أَجْرَهُمْ مَّرَّتَيْنِ بِمَا صَبَرُوا (٥٤)
Artinya: ”Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka.”Wallahu a'lam Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: jatim.nu.or.id



Foto: Ilustrasi (Rudolf Langer dari Pixabay)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Saat menjalani kehidupan tidak semuanya berjalan mulus sesuai keinginan. Adakalanya, muncul beragam persoalan mapun cobaan yang datang silih berganti.
Hal ini sebenarnya merupakan sesuatu yang wajar. Pasalnya, dalam kehidupan ini ada suka dan sedih, ada cobaan dan anugerah.
Melansir dari NU Online Jatim, Rabu (24/8/2022), suka atau tidak, tatkala anugerah musibah itu menghampiri, maka yang perlu diperhatikan adalah melatih kesabaran agar tetap tabah dan berlapang dada dalam menghadapinya.
Baca juga: