Mengharapkan Rezeki Lancar? Berikut Doa Rasulullah saat Keluar Rumah
Murianews
Senin, 5 September 2022 22:19:34
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Kondisi perekonomian masyarakat banyak yang terpukul seiring datangnya pandemi Covid-19. Akibat adanya pembatasan kegiatan maka banyak orang tidak bisa beraktivitas normal.
Baru akan pulih setelah Covid-19 mereda, kini masyarakat harus menghadapi kenyataan adanya kenaikan harga BBM bersubsidi. Hal ini kemungkinan juga akan berimbas pada sektor perekonomian masyarakat.
Meski begitu, kita tidak boleh putus asa menghadapi segala rintangan dan tantangan. Di samping ikhtiar lahir dengan terus bekerja, juga menyempatkan untuk berdoa sebagaimana diajarkan Rasulullah.
Baca juga: Doa Ketika Dihinggapi Rasa Marah
Melansir dari NU Online Jatim, ketika keluar rumah, umat Islam dianjurkan untuk berdoa agar memantapkan hati dan membuka harapan-harapan baru. Tentu saat keluar rumah dianjurkan untuk memohon keselamatan dari segala marabahaya di luar rumah. Tetapi ketika rezeki lagi seret dan penghidupan lagi sempit, ada baiknya menambahkan doa keluar rumah dengan yang diajarakan oleh Rasulullah SAW. Hal ini sebagaimana hadits diriwayatkan oleh Ibnu Umar RA sebagai berikut.
بِسْمِ اللهِ عَلَى نَفْسِي وَمَالِي وَدِيْنِيْ. اَللَّهُمَّ رَضِّنِيْ بِقَضَائِكَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا قُدِّرَ لِيْ حَتَّى لَا أُحِبَّ تَعْجِيْلَ مَا أَخَّرْتَ وَلَا تَأْخِيْرَ مَا عَجَّلْتَ
Bismillâhi ‘ala nafsî wa mâlî wa dînî. Allâhumma radhdhinî bi qadhâ’ika, wa bârik lî fîmâ quddira lî hattâ lâ uhibba ta‘jîla mâ akhkharta, wa lâ ta’khîra mâ ‘ajjalta.




Foto: Ilustrasi berdoa (iqbal nuril anwar dari Pixabay)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Kondisi perekonomian masyarakat banyak yang terpukul seiring datangnya pandemi Covid-19. Akibat adanya pembatasan kegiatan maka banyak orang tidak bisa beraktivitas normal.
Baru akan pulih setelah Covid-19 mereda, kini masyarakat harus menghadapi kenyataan adanya kenaikan harga BBM bersubsidi. Hal ini kemungkinan juga akan berimbas pada sektor perekonomian masyarakat.
Meski begitu, kita tidak boleh putus asa menghadapi segala rintangan dan tantangan. Di samping ikhtiar lahir dengan terus bekerja, juga menyempatkan untuk berdoa sebagaimana diajarkan Rasulullah.
Baca juga: