Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Seiring pemakaian, banyak masalah yang muncul pada mobil. Salah satunya adalah pedal kopling terasa keras saat diinjak.

Hal ini terutama banyak dialami mobil yang berumur lebih dari lima tahun. Banyak penyebab kopling yang keras saat diinjak.

Saat mengalami kondisi ini, maka perlu segera mengganti komponen terkait kopling tersebut. Sebab, jika dibiarkan justru akan menimbulkan kerusakan pada komponen lainnya serta bisa membahayakan ketika dipakai berkendara.

Baca juga: Ini Fungsi Kaca Spion di Dalam Interior Mobil yang Penting Diketahui

Melansir dari Gridoto, berikut adalah komponen yang harus diganti saat kopling terasa keras.

1. Kabel Kopling

Saat kopling mulai mengeras, komponen pertama yang harus dicek adalah kabel kopling. Komponen ini harus dicek apakah sudah keras atau tidak.

Jika kabel sudah mengeras sebaiknya segera ganti baru.

”Tapi jika masih bisa diperbaiki, cukup dilumasi dengan pelumas,” ujar Dimas Harsono dari bengkel spesialis BMW Liberty Garage, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

2. Pegas Diafragma Kopling
Saat komponen ini biasanya harus segera diganti saat sudah melemah daya tekannya. Pegas diafragma atau diaphragm sping ini berfungsi sebagai pemisah kopling dengan flywheel supaya transmisi dapat berpindah gigi.”Kalau daya tekannya melemah, kopling jadi sulit terlepas dari flywheel, ini bikin pedal kopling agak sulit diinjak,” jelasnya3. Release Bearing Melemah.Release bearing merupakan komponen yang menekan pegas diafragma. Jika komponen ini mulai melemah, tekanan pada pegas diafragma akan turut melemah.“Bila dibiarkan, bearing ini bisa menggerus permukaan pegas diafragma,” pesan Dimas.Jika bearing mulai tergerus, pemilik mobil harus melakukan penggantian komponen satu set kopling lengkap. Ini bertujuan agar bearing kopling dapat kembali normal.  Penulis: Loeby Galih WitantraEditor: Dani AgusSumber: gridoto.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler