Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pengetahun pentingnya berkendara motor yang aman penting dimiliki semua pengendara. Pasalnya, saat berkendara seringkali dihadapkan pada situasi yang berbeda.

Misalnya, bekendara tidak selalu di jalan yang mulus. Ada kalanya, terpaksa harus berkendara dalam kondisi jalan berlubang, dan membahayakan.

Selain itu, faktor cuaca juga kerap berbeda. Di mana, seringkali kita harus berkendara dalam cuaca hujan.

Baca juga: Ban Kurang Angin Bisa Bikin Boros BBM, Mitos atau Fakta? Ini Penjelasannya

Nah, berkendara saat hujan tentu berbeda dengan cuaca terang. Terutama, perlu diperhatikan cara menikung saat melaju di bawah guyuran hujan akibat kondisi jalan yang licin.

Ada beberapa teknik menikung yang perlu Anda lakukan agar tidak jatuh terpeleset atau tergelincir. Melansir dari Federal Oil, Sabtu (24/9/2022), saat kondisi jalanan basah karena hujan, grip ban motor pada jalanan akan berkurang karena adanya air yang ada di jalanan.

Pada kecepatan rendah, hal tersebut tidak terlalu terasa, namun ketika kecepatan semakin tinggi, adanya air diantara ban dan jalanan akan membuat motor sulit dikendalikan.

Apalagi saat mendapati jalanan yang tergenang air, hal tersebut akan mengganggu stabilitas pengendalian. Jika pengendara salah bersikap pada kondisi tersebut, bukan tak mungkin akan terjadi insiden tergelincir dan jatuh,

Saat berbelok dalam kondisi hujan membutuhkan teknik dari pengereman hingga gaya berkendara yang harus diubah.
Pertama, soal cara melibas tikungan di jalan yang basah atau tergenang. Usahakan jangan terlalu miring saat menikung di jalan basah, dengan begitu, kecepatan juga harus rendah.Hindari juga mengubah kecepatan dengan ekstrem saat menikung, baik menambah kecepatan ataupun mengurangi kecepatan. Untuk proses pengereman, usahakan dilakukan sebelum masuk tikungan saat kondisi motor masih tegak.Jika terpaksa melakukan pengereman saat menikung, gunakanlah rem belakang agar lebih aman, pasalnya posisi roda depan saat menikung tidak lurus, besar kemungkinan untuk kehilangan grip saat direm.Hindari perpindahan gigi persneling saat menikung di kondisi hujan, sebab perpindahan gigi bisa memunculkan perubahan kecepatan yang cukup signifikan dan berpengaruh dengan daya cengkram ban ke aspal.Bukan cuma badan, posisi lutut juga harus masuk mengapit motor jangan keluar seperti pembalap. Tujuannya, dengan mengapit motor kaki bisa membantu untuk menjaga keseimbangan. Selain itu jika terjadi hal yang tidak diinginkan posisi kaki juga bisa lebih aman.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: federaloil.co.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler