Ini Dua Amalan dengan Pahala Surga yang Penting Diketahui dan Diamalkan
Murianews
Selasa, 27 September 2022 19:33:07
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Selain amalan wajib, ada banyak amalan sunah yang bisa dikerjakan oleh umat Islam. Namun demikian, banyak yang tidak mengamalkannya padahal amalan ini ada yang pahalanya surga.
Melansir dari NU Online Jabar, ada dua amalan dengan pahala surga yang sangat mudah untuk dijalankan oleh umat muslim, namun amalan tersebut tak banyak orang mengamalkannya.
Amalan tersebut cukup dengan di ucapkan atau dilafalkan rutin dalam waktu tertentu, berikut amalannya.
Baca juga: Doa untuk Rumah Tangga Bahagia dan Penuh Keberkahan
Berdasarkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
وَرَوَيْنَا فِيْ سُنَنِ أَبِيْ دَاوُدَ وَالتَّرْمِذِيْ وَالنَّسَائِيْ عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ خَصْلَتَانِ أَوْخَلَّتَانِ لَايُحَافِظُ عَلَيْهِمَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ إِلَّا دَخَلَ الْجَنَّةَ هُمَا يَسِيْرٌ وَمَنْ يَعْمَلُ بِهِمَا قَلِيْلٌ يُسَبِّحُ اللهَ تَعَالَى دُبُرَ كُلِّ صَلَاةٍ عَشْرًا وَيَحْمَدُ عَشْرًا وَيُكَبِّرُ عَشْرًا فَذَالِكَ خَمْسُوْنَ وَمِائَةٌ بِاللِّسَانِ وَأَلْفٌ وَخَمْسُمِائَةٍ فِي الْمِيْزَانِ وَيُكَبِّرُ أَرْبَعًا وَثَلَاثِيْنَ إِذَا أَخَذَ مَضْجَعَهُ وَيَحْمَدُ ثَلَاثًا وَثَلَاثِيْنَ وَيُسَبِّحُ ثَلَاثًا وَثَلَاثِيْنَ فَذَالِكَ مِائَةٌ بِاللِّسَانِ وَأَلْفٌ بِالْمِيْزَانِ
Artinya: ”Disebutkan dalam kitab sunan Abi Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa’i, dari ‘Abdillah bin ‘Umar radliyallahu ‘anhuma, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, ”Terdapat dua perkara jika seorang Muslim menjaganya maka akan masuk surga. Dua perkara itu mudah tapi sedikit orang yang menjalankan. Yaitu membaca tasbih, tahmid, dan takbir, masing-masing 10 kali setiap selesai shalat fardhu. Jika ditotal jumlah bacaannya adalah 150 kali dalam ucapan dan 1.500 kebaikan dalam timbangan amal. Membaca takbir 34 kali, tahmid dan tasbih masing-masing 33 kali menjelang tidur. Jika ditotal menjadi 100 kali dalam ucapan dan 1.000 kebaikan dalam timbangan.”
Mendengar hadits Rasulullah serentak para sahabat bertanya, ”Mengapa dua hal yang mudah, namun sedikit yang menjalankan?” Rasulullah menjelaskan dalam lanjutan haditsnya:
يَأْتِيْ أَحَدَكُمْ فِيْ مَنَامِهِ فَيُنَوِّمُهُ قَبْلَ أَنْ يَقُوْلَهُ وَيَأْتِيْهِ فِيْ صَلَاتِهِ فَيُذَكِّرُهُ قَبْلَ أَنْ يَقُوْلَهَا إسناده صحيح
Artinya: ”Setan datang kepada salah satu dari kalian ketika tidur. Setan menidurkannya sebelum ia membaca dzikir tersebut (tasbih, tahmid, dan takbir). Dan ia (setan) datang dalam shalatnya kemudian mengingatkan hajat-hajatnya sebelum ia membaca dzikir tersebut.” Sanad hadits adalah shahih. (Syekh Nawawi, Al-Adzkar, Semarang: Pustaka ‘Alawiyah, hal. 68-69).
Dua perkara dalam hadits tersebut adalah membaca dzikir setelah selesai shalat fardhu dan menjelang tidur. Rasulullah menganggap bahwa amaliah ini adalah sangat mudah dan ringan. Namun hanya sedikit saja yang secara konsisten menjalankannya.
Surga dan neraka keduanya adalah makhluk Allah Swt yang diciptakan sebagai tempat hunian terakhir bagi umat manusia. Tinggal siapa yang akan menjadi penghuni surga, dan siapa yang akan menghuni neraka, adalah hak prerogatif Allah merahmati hamba-hamba-Nya.
مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا (١٦٠)
Artinya: ”Barang siapa berbuat satu kebaikan maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya.” (QS Al-An’am[6]: 160).Kehidupan ini ibarat menabung untuk kehidupan di masa mendatang (akhirat). Setiap hembusan napas, gerakan anggota badan, semuanya dinilai oleh malaikat pencatat amal. Nilai baik akan memberatkan timbangan baik dan nilai jelek akan memberatkan timbangan jelek pula. Manusia hanya pasrah dengan hasil yang diperolehnya kelak.فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ (٧) وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ (٨)
Artinya: ”Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. dan Barang siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah pun, Apakah akan menerima buku catatan terbaik, yang artinya akan menjadi penghuni surga? Atau justru sebaliknya, jelek buku catatan amalnya dan menerima balasan neraka, na’udzu billah min dzalik. Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: jabar.nu.or.id



Foto: Ilustrasi berdoa (iqbal nuril anwar dari Pixabay)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Selain amalan wajib, ada banyak amalan sunah yang bisa dikerjakan oleh umat Islam. Namun demikian, banyak yang tidak mengamalkannya padahal amalan ini ada yang pahalanya surga.
Melansir dari NU Online Jabar, ada dua amalan dengan pahala surga yang sangat mudah untuk dijalankan oleh umat muslim, namun amalan tersebut tak banyak orang mengamalkannya.
Amalan tersebut cukup dengan di ucapkan atau dilafalkan rutin dalam waktu tertentu, berikut amalannya.
Baca juga: