Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Gorengan adalah camilan favorit bagi semua kalangan. Camilan ini sangat pas dimakan dalam kondisi panas, baik sebagai teman minum kopi atau teh serta lauk.

Namun, makan gorengan terlalu banyak sangat tidak dianjurkan. Pasalnya, kandungan minyak dalam gorengan bisa berdampak tidak baik pada kesehatan.

Nah, guna menghindari hal ini maka sebaiknya menggoreng sendiri. Dengan cara ini bisa mengetahui kualitas minyak yang dipakai untuk menggoreng.

Baca juga: Penumpukan Lemak Bikin Bokong Membesar? Tak Perlu Cemas, Begini Cara Mengecilkannya

Melansir dari Hello Sehat, Kamis (20/10/2022), konsumsi makanan yang mengandung terlalu banyak minyak bisa meningkatkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan diabetes tipe 2.

Hasil beberapa studi, seperti yang dirilis BMJ, menunjukkan kaitan antara kebiasaan konsumsi makanan tinggi minyak dengan kematian dini . Pasalnya, makanan yang digoreng mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans.

Asupan keduanya dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kenaikan kolesterol jahat dan meningkatkan risiko pembentukan plak pada pembuluh darah.

Cara terbaik untuk mengurangi risiko penyakit tersebut yakni dengan menghilangkan gorengan dan makanan tinggi minyak lainnya pada menu harian Anda. Gantilah dengan makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, kacang, dan biji-bijian.

Cara menghilangkan minyak pada gorengan

Anda mungkin tidak bisa menghilangkan seluruh minyak pada makanan yang digoreng. Meski begitu, ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk meminimalkan jumlah minyak yang terserap oleh makanan.

1. Memasak dengan wajan yang bersih

Bila Anda menggunakan wajan yang belum dicuci, minyak akan terbakar dalam waktu cepat. Meskipun tak kasatmata, partikel minyak yang kotor akan lebih mudah menyatu dengan makanan sehingga makanan menjadi lebih berminyak.

2. Menggunakan adonan tepung secukupnya

Gorengan berbalut tepung memang lezat, tapi apakah Anda mengolahnya dengan cara yang tepat? Adonan tepung yang terlalu kental justru akan menyerap banyak minyak. Untuk mengatasinya, coba buatlah adonan yang encer dengan lebih sedikit tepung.3. Menggunakan minyak secukupnyaTiada cara yang lebih baik untuk menghilangkan minyak pada gorengan dibandingkan yang mengurangi pemakaian minyak. Sebisa mungkin, gunakanlah minyak secukupnya dan hindari teknik deep fry agar makanan tidak basah oleh minyak goreng.4. Menjaga suhu minyak tetap stabilSuhu minyak yang berubah-ubah selama memasak dapat meningkatkan penyerapan minyak, menambah kandungan lemak dan kalori, serta membuat makanan tak lagi renyah. Alih-alih mendapatkan gorengan yang garing, makanan Anda justru akan sangat berminyak.5. Meniriskan makanan yang sudah digorengBegitu Anda selesai menggoreng, segera tiriskan makanan untuk mengurangi minyak berlebih di permukaan makanan. Setelah itu, letakkan gorengan di atas beberapa lembar tisu makan selama beberapa menit untuk menyerap sisa minyak.Di balik gorengan renyah kesukaan Anda, bisa saja ada satu sendok teh minyak goreng yang tidak terlihat. Coba lantas k alikan dengan beberapa potong gorengan yang dikonsumsi.Jumlahnya sudah lebih dari cukup untuk membuat asupan kalori harian Anda melonjak drastis. Nah, berbagai cara di atas bisa membantu menghilangkan minyak pada gorengan dan mengurangi asupan minyak Anda.Akan tetapi, pilihan yang lebih baik ialah membatasi konsumsi makanan yang digoreng dengan metode deep fry.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: hellosehat.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler