Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Tidur adalah kebutuhan semua orang. Dengan tidur maka tubuh bisa istirahat setelah seharian melakukan bergam aktifitas.

Sebaliknya, jika kurang tidur juga akan berdampak tidak baik pada fisik serta kesehatan. Idealnya, setiap orang disarankan tidur minimal delapan jam dalam sehari.

Meski demikian, banyak juga orang yang mengalami gangguan tidur. Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya gangguan tidur ini.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh! Ini Dampak Kurang Tidur Pada Kesehatan Tubuh

Melansir dari NU Online Jatim, Senin (7/11/2022), dalam suasana seperti itu, ada banyak hal yang dapat dilakukan agar bisa segera tidur. Bila terus ditunda, maka dapat berpengaruh kepada kondisi fisik.

Tidak sedikit yang akhirnya sakit lantaran tidak bisa segera dapat tidur. Dengan demikian, bisa tidur merupakan kurnia yang demikian mahal.

Zaid bin Tsabit suatu malam mengadu kepada Rasulullah SAW. Menurutnya, saat itu dirinya merasa tidak bisa tidur. Bujang Rasulullah SAW ini hanya tergolek di pembaringan dalam keadaan jaga dan gelisah. Pikiran dan batinnya mengembara kian kemari.

Dalam suasan seperti itu, Rasulullah SAW mengajarinya doa yang dapat mengatasi kesulitan tidur karena gelisah. Inilah doanya dan tentu saja bisa dilakukan atau diamalkan oleh kita, umatnya.

 اللَّهُمَّ غَارَتِ النُّجُومُ وَهَدَأَتِ الْعُيُونُ وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّومٌ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ أَهْدِئْ لَيْلِيْ وَأَنِمْ عَيْنِ


Allâhumma ghâratin nujûm wa hada’atil ‘uyûn, wa anta hayyun qayyûmun, lâ ta’khudzuhû sinatun wa lâ naum. Yâ hayyu, ya qayyûm, ahdi’ laylî wa anim ‘aynî. Artinya: ”Tuhanku, bintang-bintang telah ‘tenggelam’, dan banyak bola mata menjadi tenang sementara Kau adalah zat maha hidup dan zat maha tegak. Kantuk dan tidur tidak mempengaruhi-Mu. Wahai Zat Maha Hidup dan Zat Maha Tegak, tenangkan malam hamba dan istirahatkan sepasang bola mata hamba.”Zaid pun mengikuti anjuran Rasulullah dengan memperbanyak doa tersebut. Harapannya, dengan membaca doa itu diberikan kemudahan untuk istirahat atau tidur.“Alhamdulillah, Allah hilangkan kegelisahan yang kuhadapi jelang istirahat di tempat tidur,” kata Zaid.Perlu diketahui bahwa doa ini dicantumkan oleh Imam an-Nawawi dalam karyanya Al-Adzkar. Dengan demikian, dapat diamalkan dalam suasana hati dan pikiran tengah kalut yang ujungnya membuat susah untuk tidur.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: jatim.nu.or.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler