Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kopling ini terdapat pada mobil jenis manual. Sedangkan pada mobil matik, tidak dilengkapi kopling.

Seiring pemakaian, kopling ini bisa mengalami masalah. Oleh sebab itu, penting sekali melakukan pengecekan rutin agar fungsi kopling selalu terjaga.

Baca juga: Hindari! Ini Kebiasaan Buruk yang Bisa Bikin Kopling Mobil Cepat Rusak

Selain itu, masalah yang terjadi pada kopling juga bisa disebabkan kebiasaan dari pengemudi. Kebiasaan ini terkadang bahkan tidak pernah disadari jika bisa bikin kopling cepat rusak.

Melansir dari Suzuki.co.id, Jumat (2/12/2022), berikut beberapa trik untuk mendeteksi kerusakan kopling mobil.

1. Pertama, nyalakan mesin dan tarik rem tangan dalam kondisi mengunci. Rem tangan akan mencegah mobil melompat saat dimasukkan gigi perseneling.

2. Saat rem tangan sudah dipastikan berfungsi dengan baik, cobalah untuk masukkan gigi perseneling satu secara perlahan sambil menekan kopling.

3. Setelah itu, lepaskan kopling dan posisikan kaki kanan pada posisi menginjak rem bersamaan dengan gas. Tapi ingat, saat melakukannya Anda jangan terburu-buru. Injak secara perlahan!

4. Setelah itu, lepaskan kopling secara perlahan. Kalau mesin mobil masih menyala, bisa diduga kampas kopling sudah tipis dan harus segera diganti.
Selain dengan trik di atas, sebenarnya ada cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mendeteksi kerusakan kopling mobil manual dengan memperhatikan beberapa gejala berikut ini :1. Pedal kopling terasa lebih keras ketika ditekan, dan mobil baru akan bergerak saat pedal kopling diangkat mendekati posisi sebelum diinjak.2. Kemampuan akselerasi mobil yang menurun, bahkan mobil terasa berat dan tidak bertenaga. Kondisi ini terasa makin parah saat Anda melewati jalan menanjak.3. Munculnya getaran saat pedal kopling diangkat. Biasanya, hal ini disebabkan karena dekrup alias cover clutch atau flywheel sudah tidak rata dan harus segera diganti.4. Muncul suara asing di transmisi. Contohnya saat pedal kopling diangkat, tiba-tiba terdengar suara asing berupa bunyi “pletak” atau suara kasar yang mengganggu.5. Terdengar suara desingan bearing yang cukup mengganggu saat pedal kopling tidak diinjak. Kondisi ini umumnya disebabkan karena pelumas pada ada release bearing sudah mengering. Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: suzuki.co.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler