Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Meski ukurannya kecil, kena gigitan serangga ini terkadang bisa menyakitkan. Bahkan, gigitan serangga juga bisa mengancam keselamatan jiwa jika tidak ditangani dengan benar.

Ada beberapa jenis serangga yang biasa menggigit orang ketika merasa terganggu. Seperti semut, lebah, hingga kelabang atau lipan.

Baca juga: Ini Bahaya Gigitan Ular King Cobra yang Penting Diketahui dan Cara Pertolongan Pertamanya

Kelabang sebenarnya cenderung tidak berbahaya dan tidak agresif terhadap manusia. Namun, hewan ini bisa menggigit manusia jika tidak sengaja terinjak atau merasa terancam.

Digigit kelabang memang tidak sampai mengancam keselamatan jiwa, namun dapat menimbulkan rasa menyakitkan dan ketidaknyamanan. Pasalnya, kelabang memiliki bisa yang dapat melumpuhkan tubuh mangsanya, yaitu serangga seperti cacing.

Karena itu, penting untuk mengetahui penanganan yang dapat dilakukan jika digigit oleh serangga ini. Namun, sebelum itu perlu mengenali dulu seperti apa hejala kena gigitan kelabang ini.

Melansir dari Halodoc, Rabu (28/12/2022), gigitan kelabang dapat diidentifikasi dengan dua bekas tusukan di mana serangga tersebut menyuntikkan racunnya ke dalam kulit.

Nah, area di sekitar gigitan tersebut bisa menjadi merah dan bengkak. Sementara itu, jumlah rasa sakit yang dirasakan akan ditentukan oleh jumlah racun yang disuntikkan ke dalam gigitan.

Kelabang yang lebih kecil menghasilkan racun yang sangat sedikit. Gigitan mereka mungkin sebanding dengan sengatan lebah dalam hal rasa sakit. Namun, kelabang yang lebih besar dapat menghasilkan lebih banyak racun, sehingga menyebabkan rasa sakit yang hebat.

Rasa sakit, kemerahan, dan bengkak akan segera muncul pasca gigitan. Gejala-gejala ini dapat berlangsung dari beberapa jam hingga beberapa hari, tergantung dari ukuran dan jenis kelabang yang menggigit.

Selain itu, ada juga beberapa gejala lain yang dapat terjadi dan mengindikasikan reaksi alergi yang parah. Di antaranya, demam, panas dingin, mual, pembengkakan ekstrem di lokasi gigitan, pembengkakan kelenjar getah bening, adanya palpitasi jantung, dan kulit area gigitan terasa gatal.

Penanganan Digigit Kelabang

Gigitan kelabang mungkin terlihat mirip dengan gigitan serangga lain yang lebih berbahaya. Jika kamu tidak yakin dengan apa yang dialami, segera temui dokter, terutama jika gejala yang dirasakan parah. Jika tidak ada komplikasi, pengobatan untuk gigitan kelabang fokus pada menghilangkan gejala, dan dapat diobati di rumah:

1. Paparkan suhu panas pada gigitan secepat mungkin. Hal ini dapat dilakukan dengan membenamkan luka dalam air panas atau menggunakan kompres panas. Tujuannya untuk mengencerkan racun yang masuk ke dalam aliran darah.2. Kamu juga dapat menggunakan kompres es untuk mengurangi pembengkakan.3. Gunakan obat untuk mengurangi rasa sakit, reaksi alergi, dan peradangan. Obat-obatan ini termasuk antihistamin, anestesi, dan obat antiinflamasi.4. Gigitan kelabang adalah luka, sehingga penting untuk menghindari risiko infeksi yang dapat terjadi. Pastikan untuk menggunakan antibiotik topikal dan jaga agar situs tetap bersih dan tertutup.Jika gejala sangat parah atau tidak membaik dalam beberapa hari, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Sebab, luka gigitan serangga ini mungkin sudah memerlukan kortikosteroid yang diresepkan untuk meredakannya.Adakah Komplikasi yang Dapat Terjadi?Komplikasi dari gigitan kelabang dapat terjadi akibat infeksi atau kerusakan pada kulit dan jaringan tempat gigitan terjadi. Dokter mungkin akan memberikan suntikan tetanus pada seseorang yang digigit kelabang. Dokter juga akan meresepkan antibiotik jika infeksi dicurigai terjadi akibat gigitan kelabang.Di samping itu, komplikasi lain berupa reaksi alergi yang semakin parah juga dapat terjadi. Misalnya seperti rasa gatal yang hebat, pusing, gatal-gatal, atau ruam yang menyebar.Itulah beberapa penanganan yang dapat dilakukan jika kamu digigit kelabang. Jika gigitan kelabang membuatmu mengalami pembengkakan pada bibir, tenggorokan, mulut, atau lidah, segeralah periksakan kondisimu. Sebab, penanganan yang dilakukan sedari dini melalui tindakan medis tentunya dapat membantu meminimalkan risiko komplikasi.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: halodoc.com 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler