Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Namun, ada juga yang sengaja memanfaatkan alat ini untuk bikin konten motovlog. Dengan action cam, pembuatan konten dari atas sepeda motor bisa dilakukan dengan mudah.

Selain ditaruh di kendaraan, action cam kini juga dipasang di helm. Meski demikian, agar pembuatan motovlog bisa lebih maksimal maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Baca juga: Mengenang Suzuki RGR 150, Motor Sport Legendaris yang Jadi Idola Anak Muda era 90an

Salah satunya adalah memasang action cam yang tepat sehingga bisa mendapatkan sudut pengambilan gambar terbaik. Tetapi, ternyata masih banyak bingung, di mana sebenarnya posisi yang paling tepat untuk meletakkan action cam tersebut.

Melansir dari Suzuki.co.id, Sabtu (14/1/2023), action camera memang sangat disarankan untuk dipasang dengan posisi yang tepat karena kamera itu sejatinya sama dengan mata penonton videonya nanti.  Ada beberapa posisi yang menjadi favorit, seperti di atas helm, di samping kanan atau kiri helm, atau di bagian dagu.

Namun, tidak ada posisi yang terbaik, semua itu tergantung pada sisi kenyamanan dan tujuannya. Tidak hanya itu, masing-masing  posisi tersebut juga punya kelebihan dan kekurangannya.

1. Samping Helm

Action cam bisa dipasang di bagian samping helm sebelah kiri atau kanan. Agar mendapat hasil terbaik, posisikan action cam sejajar dengan mata Anda sebagai pengendara. Pemasangan di samping ini memang lebih mudah, karena permukaannya rata. Tetapi ingat, helm akan menjadi berat sebelah dan ada bagian gambar yang akan tertutup dengan helm.

2. Atas HelmHasil gambar dengan posisi ini memang akan tampak penuh dan tanpa halangan. Tapi ada kekurangannya, yaitu posisi ini bisa mengganggu aerodinamika helm ketika motor melaju dalam kecepatan tinggi.3. Dagu HelmPosisi ini cukup pas untuk mendapatkan gambar, posisi kamera aman, dan juga helm akan terasa tetap seimbang. Namun sayangnya, posisi ini berisiko menghalangi ventilasi aliran udara ke dalam helm. Memasang action cam di samping atau atas helm biasanya untuk memperlihatkan pemandangan atau suasanan jalan. Sementara untu yang di posisi di dagu, umumnya kalau pengendara ingin memperlihatkan angka atau kecepatan motor pada speedometer.Setelah membaca penjelasan di atas bisa kita simpulkan bahwa, dipasang di mana pun ada kelebihan dan kekurangannya. Yang terpenting adalah perhatikan perekat yang dipakai. Jangan sampai action camera terlepas ketika dipakai di perjalanan.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: Suzuki.co.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler