Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selain itu, ada juga masalah pada wajah yang dikenal dengan istilah bruntusan. Kondisi ini ditandai dengan wajah memerah disertai kulit yang terasa kasar.

Sama seperti jerawat, munculnya bruntusan juga bisa mempengaruhi rasa percaya diri saat tampil dihadapan banyak orang. Terlebih bagi kaum wanita.

Baca juga: Mengenal Rosacea, Penyakit Kulit yang Bisa Bikin Wajah Kemerahan seperti Dialami Maia Estianty

Ada beberapa faktor yang menyebabkan bruntusan. Salah satunya adalah kebiasaan yang dilakukan sehari-hari.

Melansir dari Halodoc, Kamis (9/2/2023), berikut ini ada beberapa kebiasaan yang perlu dihindari agar wajah tidak mengalami bruntusan, yaitu:

1. Mencuci wajah terlalu sering

Beberapa orang yang kerap berkegiatan di luar rumah merasa perlu lebih sering mencuci muka. Tujuannya untuk menghilangkan penumpukan bakteri atau debu yang menempel di wajah.

Namun, saat terlalu sering mencuci wajah, minyak pelindung alami pada wajah akan berkurang, serta mendorong lebih banyak produksi minyak sebagai responnya.

Kondisi ini dapat menyebabkan iritasi dan membuat kulit sensitif, bahkan lebih rentan menyebabkan jerawat tumbuh lebih banyak. Maka dari itu, sebaiknya cuci wajah hanya dua kali sehari pada pagi dan malam. Dengan begitu, wajah tidak mudah terkena bruntusan yang mengganggu penampilan.

2. Menggosok wajah terlalu keras

Beberapa orang ingin mendapatkan wajah yang benar-benar bersih, sehingga berusaha menggosok kulit dengan lebih keras. Padahal, cara ini dapat merusak lapisan atas kulit, sehingga penumpukan minyak bisa terjadi sebagai respons terhadap iritasi.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, jerawat yang terjadi semakin buruk dan rentan menyebabkan bruntusan. Cara penerapan untuk membersihkan wajah yang benar adalah dengan mengoleskan pembersih jerawat ke tangan, lalu gunakan ujung jari untuk menggosok dengan lembut.

3. Membiarkan ponsel kotorLayar ponsel rentan menempel kotoran, minyak, hingga keringat saat digunakan untuk menelpon. Jika tidak rutin dibersihkan, saat kamu menempelkan layar ponsel ke wajah berikutnya, tingkat risiko untuk mengalami pertumbuhan bakteri pada wajah meningkat.Maka dari itu, pastikan untuk rutin membersihkan layar ponsel setelah dipakai. Jika perlu gunakan earphone agar layar tidak menempel ke wajah. Selain itu, tekanan dari memegang ponsel di pipi juga dapat menyebabkan iritasi pada wajah.4. Menggunakan handuk kotorHanduk rentan lembap dan dapat menjadi tempat kotoran menempel. Jika terus digunakan setiap hari tanpa dicuci setelah beberapa hari, tentu kotoran tersebut dapat menempel ke wajah.Terlebih lagi jika kamu menggosok handuk tersebut hingga kering, bakteri dan kotoran bisa kembali ke tubuh. Cara paling baik untuk menggunakannya adalah dengan menepuk-nepuk kulit, terutama pada wajah.5. Kebiasaan memencet jerawatBeberapa orang merasakan keinginan kuat untuk memencet jerawat, sehingga cairan yang ada di dalamnya bisa keluar. Padahal, tindakan ini dapat memaksa minyak dan kotoran masuk ke pori-pori lebih dalam, sehingga bruntusan jadi lebih parah.Untuk mengatasi jerawat yang tumbuh dengan benar, sebaiknya dilakukan oleh profesional saja. Dengan begitu, tindakan penanganan yang tepat bisa dilakukan, disertai dengan pemberian obat agar peradangan berkurang.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: halodoc.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler