Obat ini biasanya bisa dibeli di apotek.
Asam mafenamat sejauh ini memang diketahui cukup efektif meringankan gangguan kesehatan yang menimbulkan rasa nyeri.
Meski demikian, sebaiknya jangan asal dalam minum obat ini. Perhatikan aturan minumnya dan lebik baik konsultasi dengan dokter.
Baca juga: Ini Obat Kuat Pria dari Bahan Herbal dan Medis yang Bisa Dibeli di ApotekMelansir dari Halodoc, Jumat (10/2/2023), obat ini bekerja efektif dalam menghambat enzim yang bertugas untuk memproduksi prostaglandin, yaitu senyawa yang menyebabkan peradangan dan munculnya rasa sakit. Mefenamic acid sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari tujuh hari dan selalu harus berdasarkan resep dokter.
Obat ini tersedia dalam bentuk sirup, tablet 250 dan 500 miligram. Kamu bisa menemukannya dengan mudah di apotek dalam berbagai merek dagang.
Cara Tepat Mengonsumsi Asam MefenamatSetiap obat punya cara konsumsi yang berbeda. Jadi, guna menghindari dampak negatif yang tidak diinginkan, sebaiknya kamu tanyakan langsung pada dokter anjuran pakai dan dosisnya.
Perlu diperhatikan bahwa mefenamic acid hanya dianjurkan untuk konsumsi jangka pendek. Sekali lagi, kamu harus mendapatkan persetujuan dokter apabila harus mengonsumsi obat ini dalam jangka panjang.
Begitu pula dengan ibu hamil dan menyusui karena obat ini masuk dalam kategori C dan terserap di dalam ASI. Perhatikan pula cara menyimpan obat asam mefenamat. Obat ini harus disimpan dalam tempat yang sejuk, kering, dan tidak terpapar sinar matahari langsung. Jangan lupa, jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
Efek Samping Mengonsumsi Asam MefenamatSetiap jenis obat punya efek samping, terlebih jika dikonsumsi dalam dosis berlebihan atau jangka waktu yang panjang. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi terhadap konsumsi mefenamic acid yaitu:
1. Nafsu makan berkurang
2. Mengalami sariawan
3. Sakit maag
4. Mual dan muntah
5. Diare
6. Mengalami masalah pencernaan
7. Munculnya ruam di kulit
8. Terasa kelelahan dan mengantuk9. Mengalami tinnitus.Sementara itu, asam mefenamat juga bisa menimbulkan reaksi yang berbahaya atau tidak bisa bekerja dengan efektif jika berinteraksi dengan obat-obatan lainya, seperti:1. Obat yang digunakan untuk mengatasi hipertensi.2. Obat jenis lithium yang biasanya digunakan untuk menangani masalah gangguan bipolar.3. Obat antasida dan antirematik.4. Obat pengencer darah.5. Obat antidepresan jenis SSRI.6. Obat tertentu untuk menangani masalah gagal jantung.
Peringatan Sebelum Mengonsumsi Asam MefenamatBeberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum mengonsumsi mefenamic acid, yaitu:1. Hentikan segera penggunaan obat dan periksakan ke dokter apabila kamu mengalami efek samping serius, seperti BAB berdarah, muntah darah, atau sesak napas.2. Pastikan dokter mengetahui jika kamu memiliki riwayat masalah pencernaan, tukak lambung, kelainan darah, asma, diabetes, masalah hati dan ginjal, obesitas, polip hidung, hipertensi, epilepsi, lupus, stroke, porfiria, dan pernah menjalani operasi jantung.3. Beri tahukan pada dokter apabila kamu sedang mengonsumsi obat-obatan lainnya, baik obat yang dijual bebas, obat resep, obat herbal, dan suplemen.4. Asam mefenamat bisa menimbulkan rasa sakit kepala, masalah penglihatan, dan mengantuk. Jadi, jangan mengemudi atau mengoperasikan alat berat saat kamu sedang mengonsumsi obat ini. Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: halodoc.com
Murianews, Kudus – Asam mafenamat adalah salah satu jenis obat yang cukup familiar bagi banyak orang. Ya, saat mengalami nyeri akibat sakit kepala, sakit gigi atau peradangan, biasanya dianjurkan untuk mengonsumsi asam mafenamat atau mefenamic acid.
Obat ini biasanya bisa dibeli di apotek.
Asam mafenamat sejauh ini memang diketahui cukup efektif meringankan gangguan kesehatan yang menimbulkan rasa nyeri.
Meski demikian, sebaiknya jangan asal dalam minum obat ini. Perhatikan aturan minumnya dan lebik baik konsultasi dengan dokter.
Baca juga: Ini Obat Kuat Pria dari Bahan Herbal dan Medis yang Bisa Dibeli di Apotek
Melansir dari Halodoc, Jumat (10/2/2023), obat ini bekerja efektif dalam menghambat enzim yang bertugas untuk memproduksi prostaglandin, yaitu senyawa yang menyebabkan peradangan dan munculnya rasa sakit. Mefenamic acid sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari tujuh hari dan selalu harus berdasarkan resep dokter.
Obat ini tersedia dalam bentuk sirup, tablet 250 dan 500 miligram. Kamu bisa menemukannya dengan mudah di apotek dalam berbagai merek dagang.
Cara Tepat Mengonsumsi Asam Mefenamat
Setiap obat punya cara konsumsi yang berbeda. Jadi, guna menghindari dampak negatif yang tidak diinginkan, sebaiknya kamu tanyakan langsung pada dokter anjuran pakai dan dosisnya.
Perlu diperhatikan bahwa mefenamic acid hanya dianjurkan untuk konsumsi jangka pendek. Sekali lagi, kamu harus mendapatkan persetujuan dokter apabila harus mengonsumsi obat ini dalam jangka panjang.
Begitu pula dengan ibu hamil dan menyusui karena obat ini masuk dalam kategori C dan terserap di dalam ASI. Perhatikan pula cara menyimpan obat asam mefenamat. Obat ini harus disimpan dalam tempat yang sejuk, kering, dan tidak terpapar sinar matahari langsung. Jangan lupa, jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
Efek Samping Mengonsumsi Asam Mefenamat
Setiap jenis obat punya efek samping, terlebih jika dikonsumsi dalam dosis berlebihan atau jangka waktu yang panjang. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi terhadap konsumsi mefenamic acid yaitu:
1. Nafsu makan berkurang
2. Mengalami sariawan
3. Sakit maag
4. Mual dan muntah
5. Diare
6. Mengalami masalah pencernaan
7. Munculnya ruam di kulit
8. Terasa kelelahan dan mengantuk
9. Mengalami tinnitus.
Sementara itu, asam mefenamat juga bisa menimbulkan reaksi yang berbahaya atau tidak bisa bekerja dengan efektif jika berinteraksi dengan obat-obatan lainya, seperti:
1. Obat yang digunakan untuk mengatasi hipertensi.
2. Obat jenis lithium yang biasanya digunakan untuk menangani masalah gangguan bipolar.
3. Obat antasida dan antirematik.
4. Obat pengencer darah.
5. Obat antidepresan jenis SSRI.
6. Obat tertentu untuk menangani masalah gagal jantung.
Peringatan Sebelum Mengonsumsi Asam Mefenamat
Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum mengonsumsi mefenamic acid, yaitu:
1. Hentikan segera penggunaan obat dan periksakan ke dokter apabila kamu mengalami efek samping serius, seperti BAB berdarah, muntah darah, atau sesak napas.
2. Pastikan dokter mengetahui jika kamu memiliki riwayat masalah pencernaan, tukak lambung, kelainan darah, asma, diabetes, masalah hati dan ginjal, obesitas, polip hidung, hipertensi, epilepsi, lupus, stroke, porfiria, dan pernah menjalani operasi jantung.
3. Beri tahukan pada dokter apabila kamu sedang mengonsumsi obat-obatan lainnya, baik obat yang dijual bebas, obat resep, obat herbal, dan suplemen.
4. Asam mefenamat bisa menimbulkan rasa sakit kepala, masalah penglihatan, dan mengantuk. Jadi, jangan mengemudi atau mengoperasikan alat berat saat kamu sedang mengonsumsi obat ini.
Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: halodoc.com