Belekan ini bisa terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia, termasuk bayi, anak-anak hingga orang tua. Belek ini sebenarnya merupakan kotoran mata dan biasanya muncul saat bangun tidur yang terbentuk dari kumpulan air mata, lendir, minyak, dan debu di sudut mata.
Saat
terkena belekan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Pasalnya, mata terasa perih dan terkadang terasa sakit untuk dibuka.
Baca juga: Ini Berbagai Manfaat Cegukan pada Bayi yang Penting Diketahui, Jangan Panik ya!Jika kondisi ini menimpa bayi terkadang bisa bikin bingung orang tua. Apalagi, jika Si Kecil terus menangis yang bisa menambah cemas orang tuanya.
Melansir dari Halodoc, Selasa (14/2/2023), pada bayi, kondisi ini biasanya terjadi karena tersumbatnya saluran air mata bayi, mata kering, dan konjungtivitis. Ibu perlu mewaspadai belekan pada bayi, terutama yang disebabkan karena infeksi pada jalan lahir, seperti gonore atau herpes. Tanpa penanganan yang tepat, belekan akibat infeksi ini berpotensi menyebabkan kebutaan.
Cara Mengatasi Belekan pada BayiAda anggapan bahwa ASI bisa mengobati belekan pada bayi. Padahal sebenarnya, ibu tidak boleh meneteskan ASI secara langsung ke mata Si Kecil yang sedang belekan, karena faktor higienitas.
Jadi, saat Si Kecil belekan, ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengobatinya:
1. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah membersihkan belek pada mata Si Kecil.
2. Siapkan kapas atau beberapa cotton bud yang masih bersih dan air hangat.
3. Basahi kapas atau cotton bud yang disediakan dengan air hangat. Usap mata Si Kecil dari sudut mata bagian dalam ke sudut mata bagian luar secara perlahan.
4. Ulangi cara ini hingga mata Si Kecil bersih dari belek dan kerak. Ibu perlu mengganti kapas atau cotton bud tiap kali mata diusap. Artinya, satu kapas hanya digunakan untuk satu usapan.
5. Hindari berbagi handuk atau kain lap bayi untuk menghindari risiko kontaminasi bakteri.
Sambil mengobati, ibu bisa memberi pijatan lembut di antara mata dan hidung Si Kecil, lalu usap ke bawah menuju titik hidung. Ulangi setidaknya sebanyak 5-10 kali tiap hari. Hal ini bertujuan untuk membantu membersihkan sisa air mata yang tersumbat dan mengembangkan saluran air mata Si Kecil.
Jangan Anggap Sepele Belekan pada BayiMeski belek mudah dibersihkan, ibu dianjurkan untuk berbicara pada dokter jika kondisi belekan pada Si Kecil disertai dengan gejala berikut:1. Muncul kotoran mata berwarna kekuningan atau kehijauan.2. Ada nanah pada mata Si Kecil.3. Warna kotoran mata putih, tapi bagian putih mata berwarna kemerahan atau kelopak mata bengkak.4. Mengeluarkan air mata secara berlebihan.5. Sering menggosok mata atau sering tampak kesakitan.6. Kesulitan membuka kedua matanya.7. Struktur mata atau kelopak mata Si Kecil tampak tidak teratur.Itulah cara mengatasi belekan pada bayi. Kalau Si Kecil terus-menerus belekan, ibu nggak perlu ragu untuk membawanya ke poliklinik anak. Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: halodoc.com
Murianews, Kudus – Ada beberapa gangguan kesehatan yang biasa menimpa bayi. Selain penyakit serius, ada juga gangguan kesehatan yang umum dialami bayi, seperti terkena belek atau belekan.
Belekan ini bisa terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia, termasuk bayi, anak-anak hingga orang tua. Belek ini sebenarnya merupakan kotoran mata dan biasanya muncul saat bangun tidur yang terbentuk dari kumpulan air mata, lendir, minyak, dan debu di sudut mata.
Saat
terkena belekan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Pasalnya, mata terasa perih dan terkadang terasa sakit untuk dibuka.
Baca juga: Ini Berbagai Manfaat Cegukan pada Bayi yang Penting Diketahui, Jangan Panik ya!
Jika kondisi ini menimpa bayi terkadang bisa bikin bingung orang tua. Apalagi, jika Si Kecil terus menangis yang bisa menambah cemas orang tuanya.
Melansir dari Halodoc, Selasa (14/2/2023), pada bayi, kondisi ini biasanya terjadi karena tersumbatnya saluran air mata bayi, mata kering, dan konjungtivitis. Ibu perlu mewaspadai belekan pada bayi, terutama yang disebabkan karena infeksi pada jalan lahir, seperti gonore atau herpes. Tanpa penanganan yang tepat, belekan akibat infeksi ini berpotensi menyebabkan kebutaan.
Cara Mengatasi Belekan pada Bayi
Ada anggapan bahwa ASI bisa mengobati belekan pada bayi. Padahal sebenarnya, ibu tidak boleh meneteskan ASI secara langsung ke mata Si Kecil yang sedang belekan, karena faktor higienitas.
Jadi, saat Si Kecil belekan, ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengobatinya:
1. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah membersihkan belek pada mata Si Kecil.
2. Siapkan kapas atau beberapa cotton bud yang masih bersih dan air hangat.
3. Basahi kapas atau cotton bud yang disediakan dengan air hangat. Usap mata Si Kecil dari sudut mata bagian dalam ke sudut mata bagian luar secara perlahan.
4. Ulangi cara ini hingga mata Si Kecil bersih dari belek dan kerak. Ibu perlu mengganti kapas atau cotton bud tiap kali mata diusap. Artinya, satu kapas hanya digunakan untuk satu usapan.
5. Hindari berbagi handuk atau kain lap bayi untuk menghindari risiko kontaminasi bakteri.
Sambil mengobati, ibu bisa memberi pijatan lembut di antara mata dan hidung Si Kecil, lalu usap ke bawah menuju titik hidung. Ulangi setidaknya sebanyak 5-10 kali tiap hari. Hal ini bertujuan untuk membantu membersihkan sisa air mata yang tersumbat dan mengembangkan saluran air mata Si Kecil.
Jangan Anggap Sepele Belekan pada Bayi
Meski belek mudah dibersihkan, ibu dianjurkan untuk berbicara pada dokter jika kondisi belekan pada Si Kecil disertai dengan gejala berikut:
1. Muncul kotoran mata berwarna kekuningan atau kehijauan.
2. Ada nanah pada mata Si Kecil.
3. Warna kotoran mata putih, tapi bagian putih mata berwarna kemerahan atau kelopak mata bengkak.
4. Mengeluarkan air mata secara berlebihan.
5. Sering menggosok mata atau sering tampak kesakitan.
6. Kesulitan membuka kedua matanya.
7. Struktur mata atau kelopak mata Si Kecil tampak tidak teratur.
Itulah cara mengatasi belekan pada bayi. Kalau Si Kecil terus-menerus belekan, ibu nggak perlu ragu untuk membawanya ke poliklinik anak.
Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: halodoc.com