Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Belekan ini bisa terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia, termasuk bayi, anak-anak hingga orang tua. Belek ini sebenarnya merupakan kotoran mata dan biasanya muncul saat bangun tidur yang terbentuk dari kumpulan air mata, lendir, minyak, dan debu di sudut mata.

Saat terkena belekan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Pasalnya, mata terasa perih dan terkadang terasa sakit untuk dibuka.

Baca juga: Ini Berbagai Manfaat Cegukan pada Bayi yang Penting Diketahui, Jangan Panik ya!

Jika kondisi ini menimpa bayi terkadang bisa bikin bingung orang tua. Apalagi, jika Si Kecil terus menangis yang bisa menambah cemas orang tuanya.

Melansir dari Halodoc, Selasa (14/2/2023), pada bayi, kondisi ini biasanya terjadi karena tersumbatnya saluran air mata bayi, mata kering, dan konjungtivitis. Ibu perlu mewaspadai belekan pada bayi, terutama yang disebabkan karena infeksi pada jalan lahir, seperti gonore atau herpes. Tanpa penanganan yang tepat, belekan akibat infeksi ini berpotensi menyebabkan kebutaan.

Cara Mengatasi Belekan pada Bayi

Ada anggapan bahwa ASI bisa mengobati belekan pada bayi. Padahal sebenarnya, ibu tidak boleh meneteskan ASI secara langsung ke mata Si Kecil yang sedang belekan, karena faktor higienitas.

Jadi, saat Si Kecil belekan, ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengobatinya:

1. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah membersihkan belek pada mata Si Kecil.

2. Siapkan kapas atau beberapa cotton bud yang masih bersih dan air hangat.

3. Basahi kapas atau cotton bud yang disediakan dengan air hangat. Usap mata Si Kecil dari sudut mata bagian dalam ke sudut mata bagian luar secara perlahan.

4. Ulangi cara ini hingga mata Si Kecil bersih dari belek dan kerak. Ibu perlu mengganti kapas atau cotton bud tiap kali mata diusap. Artinya, satu kapas hanya digunakan untuk satu usapan.

5. Hindari berbagi handuk atau kain lap bayi untuk menghindari risiko kontaminasi bakteri.

Sambil mengobati, ibu bisa memberi pijatan lembut di antara mata dan hidung Si Kecil, lalu usap ke bawah menuju titik hidung. Ulangi setidaknya sebanyak 5-10 kali tiap hari. Hal ini bertujuan untuk membantu membersihkan sisa air mata yang tersumbat dan mengembangkan saluran air mata Si Kecil.
Jangan Anggap Sepele Belekan pada BayiMeski belek mudah dibersihkan, ibu dianjurkan untuk berbicara pada dokter jika kondisi belekan pada Si Kecil disertai dengan gejala berikut:1. Muncul kotoran mata berwarna kekuningan atau kehijauan.2. Ada nanah pada mata Si Kecil.3. Warna kotoran mata putih, tapi bagian putih mata berwarna kemerahan atau kelopak mata bengkak.4. Mengeluarkan air mata secara berlebihan.5. Sering menggosok mata atau sering tampak kesakitan.6. Kesulitan membuka kedua matanya.7. Struktur mata atau kelopak mata Si Kecil tampak tidak teratur.Itulah cara mengatasi belekan pada bayi. Kalau Si Kecil terus-menerus belekan, ibu nggak perlu ragu untuk membawanya ke poliklinik anak.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: halodoc.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler