Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Saat ini, sering kita jumpai banyak pengendara yang kurang memperhatikan aturan lalu lintas. Terutama, pengendara yang masih remaja. Hal ini bisa jadi disengaja atau memang tidak tahu.

Oleh sebab penting memberikan bekal pada anak cara aman berkendara di jalan raya. Dengan pengetahuan ini, setidaknya merupakan salah satu upaya agar anak nantinya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan ketika sudah saatnya berkendara sendiri di jalan raya.

Baca juga: Jangan Sepelekan! Kebiasaan dalam Berkendara Ini Bisa Membahayakan

Nah, berikut ada empat hal yang wajib diajarkan pada anak-anak saat berkendara, dilansir dari laman Daihatsu, Jumat (3/3/2023).

1. Ajarkan soal kontrol emosi saat berada di jalan raya

Jangan sesekali Anda berkendara di depan anak saat dalam kondisi emosi. Buang jauh-jauh segala umpatan atau gerakan emosi meskipun saat itu dirimu sudah tidak bisa menahan lagi.

Apalagi kebiasaan anak-anak sekarang mudah mengikuti apa yang dicontohkan anak dewasa. Saat kondisi itu terjadi sebaiknya Anda lebih sabar dan legowo bila ada pengemudi lain yang membuatmu dongkol.

2. Beri pemahaman soal pentingnya menaati rambu lalu lintas

Seringkali anak-anak baru memahami soal simbol-simbol rambu lalu lintas ketika sedang mengikuti tes untuk mendapatkan SIM. Padahal hampir setiap hari mereka diajak berkendara, mestinya sebagai orang yang lebih tua kita sudah mengajari soal simbol-simbol ini, tidak mesti semuanya namun beberapa yang penting saja. Tanamkan pada dirinya sedini mungkin pentingnya menaati simbol-simbol tersebut serta bahaya jika mengabaikannya.3. Jangan lakukan kebiasaan buruk saat menyetir di depan anakJangan sekali-kali melakukan kebiasaan buruk saat menyetir seperti memainkan HP, berhenti disembarang tempat, menerobos lampu merah dan lain sebagainya. Setelah sebelumnya memberikan pemahaman soal menyetir yang baik, sebaiknya Anda juga mempraktekan hal tersebut didepan dia.4. Beritahu soal pentingnya merawat kendaraanBiasanya poin ini sering dilupakan, padahal salah satu yang paling penting. Merawat kendaraan artinya ada keterikatan antara pengendara dan kendaraannya. Tunjukkan kepada anak bagaimana caranya mengecek oli atau kapan mestinya mengganti ban, sehingga pada saatnya nanti ia mulai mengendarai sendiri tidak kaget jika sewaktu-waktu mengalami masalah pada kendaraannya.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: daihatsu.co.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler